Formal: Jusuf Kalla: Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban dan Kemajuan Ekonomi Umat

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) menegaskan masjid harus jadi pusat peradaban, penguatan ekonomi, dan penguasaan teknologi saat ceramah di Masjid Sunda Kelapa.

Elara | MataMata.com
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:30 WIB
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla saat memberikan ceramah tarawih di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (9/3/2026) ANTARA/HO-DMI

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla saat memberikan ceramah tarawih di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (9/3/2026) ANTARA/HO-DMI

Matamata.com - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), menegaskan bahwa masjid di Indonesia harus melampaui fungsinya sebagai tempat ibadah ritual. Ia mendorong masjid bertransformasi menjadi pusat peradaban, ilmu pengetahuan, dan penguatan ekonomi umat.

Hal tersebut disampaikan JK saat memberikan ceramah tarawih di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026). JK menyebut, dengan populasi umat Islam yang besar dan estimasi 800.000 masjid di tanah air, potensi ini harus dikelola untuk kemajuan bangsa.

"Masjid tentu yang pertama adalah tempat beribadah. Kita salat lima waktu, tarawih, dan lainnya. Namun, fungsi masjid tidak hanya itu; masjid juga harus menjadi tempat persatuan umat," ujar Jusuf Kalla dalam keterangannya, Selasa (10/3).

Wadah Persatuan Lintas Organisasi JK menyoroti keunikan masjid sebagai ruang inklusif yang mampu meleburkan sekat organisasi maupun latar belakang daerah. Ia mencontohkan bagaimana warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dapat beribadah bersama secara harmonis di dalam masjid.

Menurutnya, harmoni ini harus menjadi fondasi untuk membangun peradaban yang berakar pada "adab"—yaitu perpaduan antara perilaku baik, ilmu pengetahuan, dan keimanan.

"Peradaban lahir dari keimanan, ilmu, dan perilaku yang baik. Karena itu, masjid harus mendorong umat untuk menuntut ilmu, meningkatkan kemampuan, serta membangun karakter," imbuhnya.

Dorong Kemandirian Ekonomi dan Teknologi Lebih lanjut, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ekonomi jemaah. Ia mengingatkan bahwa bekerja keras adalah bagian dari sunnah Rasulullah SAW, yang telah lama berkecimpung di dunia perdagangan sebelum diangkat menjadi rasul.

"Masjid juga harus mendorong umat agar memiliki kemampuan ekonomi yang baik. Berusaha dan bekerja keras itu bagian dari ajaran agama," tegas JK.

Di era digital, JK juga mengingatkan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) adalah kunci agar umat Islam tidak tertinggal. Ia berharap masjid menjadi katalisator bagi jamaah untuk memperkuat moral sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Masjid harus mendorong jemaah kepada kemajuan, persatuan, ilmu pengetahuan, kerja keras, dan akhlak yang baik. Dengan begitu, masjid benar-benar menjadi pusat peradaban," pungkasnya. (Antara)

Baca Juga: Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB