Menteri Trenggono Geram, Semprot Pelaksana Proyek KNMP Lombok Timur karena Kualitas Buruk

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, meluapkan kemarahannya saat meninjau infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2). Trenggono menilai kualitas bangunan proyek tersebut ti

Elara | MataMata.com
Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:15 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (27/2/2026). ANTARA/Harianto

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (27/2/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, meluapkan kemarahannya saat meninjau infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2). Trenggono menilai kualitas bangunan proyek tersebut tidak layak dan jauh dari standar profesional.

"Saya minta semua dibenahi, dikoreksi semua finishing-nya. Nggak benar ini!" tegas Trenggono dengan nada tinggi di sela peninjauan lapangan.

Menteri KP langsung menegur keras pihak pelaksana proyek yang bertanggung jawab. Ia menyoroti berbagai kejanggalan fisik bangunan, terutama pada fasilitas gudang beku (cold storage) portabel. Menurutnya, akses keluar-masuk gudang terlalu sempit dan terdapat celah kecil yang dianggap dapat mengganggu operasional nelayan nantinya.

Tunjuk Lantai Retak Kemarahan Trenggono memuncak saat melihat kondisi lantai semen di samping gudang beku yang sudah mengalami keretakan. Sambil menunjuk retakan tersebut dengan kakinya, ia mempertanyakan komitmen pelaksana dalam menjalankan kontrak kerja yang didanai negara.

"Kamu bikin bangunan kayak gini, kenapa? Bagus nggak bangunannya? Coba kamu bikin yang benar dong, masa bangunannya kayak gini? Yang benar saja!" ujar Trenggono kepada pihak pelaksana di lokasi.

Ia mengingatkan bahwa proyek KNMP bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, sehingga setiap rupiah anggaran negara harus dipertanggungjawabkan melalui hasil bangunan yang berkualitas tinggi.

Audit Fasilitas Pendukung Selain gudang beku, Menteri KP juga menyisir fasilitas lain, mulai dari pabrik es portabel, bengkel nelayan, kios pemasaran ikan, hingga balai pelatihan dan toilet umum. Ia menginstruksikan seluruh sarana tersebut segera diperbaiki sebelum diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

Trenggono menekankan bahwa infrastruktur yang asal jadi hanya akan menyulitkan aktivitas ekonomi nelayan. Usai melakukan sidak fisik, ia menyempatkan diri berdialog dengan para nelayan setempat untuk memastikan program KNMP benar-benar menjawab kebutuhan riil di pesisir Ekas Buana. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB