16 Dapur Sehat Program MBG Beroperasi di Lombok Timur, Fokus Tangani Stunting dan Gizi Buruk

Sebanyak 16 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah beroperasi di berbagai kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari upaya nasional menekan angka gizi buruk dan stunting.

Elara | MataMata.com
Rabu, 30 Juli 2025 | 16:23 WIB
Salah satu dapur MBG di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang siap beroperasi. ANTARA/Akhyar Rosidi.

Salah satu dapur MBG di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang siap beroperasi. ANTARA/Akhyar Rosidi.

Matamata.com - Sebanyak 16 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah beroperasi di berbagai kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari upaya nasional menekan angka gizi buruk dan stunting.

Pasiter Kodim 1615 Lombok Timur, Kapten Infantri Santoso, menjelaskan bahwa dapur-dapur sehat tersebut tersebar di Kecamatan Sakra, Selong, Labuhan Haji, Masbagik, Pringgasela, Aikmel, Sambelia, dan Sembalun. Setiap dapur akan dikelola oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai kepala unit.

“Namun, kami masih menunggu surat tugas resmi dari BGN terkait penempatan SPPI ini. Apakah mereka semua akan ditempatkan di dapur sehat Lombok Timur atau akan disebar juga ke kabupaten lain, itu masih menunggu arahan lebih lanjut,” ujar Santoso di Lombok Timur, Rabu (30/7).

Ia menambahkan, keberadaan SPPI angkatan III sangat krusial dalam memperkuat operasional di lapangan, mengingat jumlah SPPI angkatan I dan II sebelumnya belum mampu mencukupi kebutuhan tenaga penggerak di daerah tersebut.

Bahkan, sejumlah SPPI yang saat ini bertugas di Lombok Timur berasal dari luar daerah, seperti Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kebutuhan ideal setiap dapur sehat adalah minimal satu SPPI yang memimpin operasional. Dengan tambahan 198 SPPI dari angkatan III ini, kami berharap kekuatan di lapangan akan semakin solid untuk mendukung program MBG,” katanya.

Menurut Santoso, 198 SPPI asal Lombok Timur telah dinyatakan siap diterjunkan setelah menyelesaikan pendidikan dasar militer dan pelatihan manajerial yang dilaksanakan serentak di berbagai komando latihan dan satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

“Pendidikan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.

Program MBG ditujukan untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia melalui pembangunan ribuan dapur sehat sebagai pusat produksi dan distribusi makanan bergizi. Sasarannya adalah pelajar dan ibu hamil yang rentan terhadap masalah gizi dan stunting, termasuk di Lombok Timur.

“Kami optimis dengan semangat anak-anak muda SPPI ini, program MBG di Lombok Timur akan menjadi contoh sukses pelaksanaan program strategis nasional di tingkat daerah," ujarnya. (Antara)

Baca Juga: Polusi Udara Ancam Kesehatan Semua Usia, Kasus ISPA Meningkat di Jakarta

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah upaya pemenuhan hak dasar warga, bukan p...

news | 14:32 WIB

BPP HIPMI siap menjadi jembatan investasi dan transfer teknologi antara pengusaha muda Indonesia dengan Jerman menyusul ...

news | 10:55 WIB

China mendukung penuh kesepakatan damai tahap pertama antara AS dan Iran yang berujung pada pembukaan kembali Selat Horm...

news | 10:00 WIB

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono membantah kabur saat dialog di UGM berakhir ricuh. Ia mengaku sempat dilempar botol hi...

news | 09:15 WIB

Ketua MK Suhartoyo menegaskan putusan gugatan dana pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis target rampung Juli 202...

news | 08:30 WIB

Pemerintah tetapkan pagu indikatif Kementerian ESDM tahun anggaran 2027 sebesar Rp27,33 triliun. Simak rincian alokasi p...

news | 07:00 WIB

Jubir Kementerian ESDM Dwi Anggia angkat bicara terkait hoaks yang mencatut namanya soal kenaikan harga Pertamax dan Sol...

news | 06:00 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran Rp815,56 miliar dalam RAPBN 2027 untuk program kompor listrik demi me...

news | 17:24 WIB

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sukses menggagalkan 11.542 penindakan barang ilegal senilai Rp7,71 triliun hing...

news | 17:21 WIB

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyebut koreksi IHSG hingga 40 persen membuat harga saham emiten RI sangat murah da...

news | 17:13 WIB