Kuota Haji 2026: Wamenhaj Dahnil Anzar Sebut 170 Ribu Jamaah Berisiko Tinggi

Wamenhaj Dahnil Anzar menyebut 170 ribu jamaah haji 2026 masuk kategori risiko tinggi (risti). Petugas haji dituntut memiliki stamina ekstra.

Elara | MataMata.com
Senin, 26 Januari 2026 | 20:07 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak Dahnil berdiskusi dengan awak media di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin. ANTARA/Citro Atmoko

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak Dahnil berdiskusi dengan awak media di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin. ANTARA/Citro Atmoko

Matamata.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan tantangan besar dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Sekitar 170 ribu peserta haji reguler Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi (risti), sebuah angka yang menuntut stamina ekstra dari para petugas haji selama di Tanah Suci.

Kategori risti mencakup jamaah yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) serta kondisi fisik yang memerlukan perhatian khusus. Angka ini sangat dominan mengingat total jamaah haji reguler tahun ini berjumlah 203.320 orang.

"Bayangkan, 170.000 jamaah risti. Artinya, mereka memiliki penyakit komorbid dan kendala fisik. Dari jumlah tersebut, 33.000 di antaranya adalah jamaah lansia berusia di atas 65 tahun," ujar Dahnil Anzar dalam diskusi bersama media di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (26/1).

Selain faktor kesehatan, Dahnil merinci bahwa demografi jamaah tahun ini didominasi oleh perempuan, yakni mencapai 56 persen dari total kuota 221.000 jamaah haji Indonesia. Kombinasi tingginya angka jamaah risti, lansia, dan perempuan ini memaksa Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan strategi pelayanan yang jauh lebih intensif.

Rekrutmen Petugas yang Selektif Merespons kondisi tersebut, Wamenhaj menekankan pentingnya proses rekrutmen petugas haji yang sangat selektif. Petugas tahun ini tidak hanya diuji pemahaman manasiknya, tetapi juga wajib memiliki ketahanan fisik dan mental yang prima.

"Inilah urgensi mengapa petugas haji harus orang-orang dengan tanggung jawab, disiplin, dan stamina yang tinggi. Mereka harus melayani 170.000 jamaah risti yang membutuhkan perlindungan serta pendampingan intensif," tegas Dahnil.

Di sisi lain, Kemenhaj secara proaktif terus mengimbau jamaah, khususnya kategori risti dan lansia, untuk jujur mengenai kondisi fisik mereka. Kepatuhan jamaah terhadap arahan petugas di lapangan menjadi kunci keselamatan di tengah tantangan cuaca ekstrem dan kepadatan di Tanah Suci.

"Kesiapan fisik petugas dan kepatuhan jamaah adalah kunci utama kelancaran ibadah haji tahun ini," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB

KPK umumkan tingkat kepatuhan LHKPN 2025 mencapai 96,24%. Sektor yudikatif hampir 100%, sementara legislatif masih di an...

news | 06:15 WIB