Presiden Prabowo: Kejaksaan Akan Sita Tambahan 5 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal

Presiden Prabowo Subianto targetkan Kejaksaan Agung sita tambahan 4-5 juta hektare lahan sawit ilegal di 2026 demi selamatkan ratusan triliun uang negara.

Elara | MataMata.com
Kamis, 08 Januari 2026 | 08:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Swasembada pangan yang merupakan agenda prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo telah tercapai pada 2025 sebagai fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, dan kesejahteraan rakyat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/foc/pri

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Swasembada pangan yang merupakan agenda prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo telah tercapai pada 2025 sebagai fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, dan kesejahteraan rakyat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/foc/pri

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menindak tegas pengusaha nakal yang menguasai lahan negara secara ilegal.

Dalam agenda Panen Raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/1/2026), Presiden mengungkapkan bahwa Kejaksaan Agung ditargetkan menyita tambahan 4 hingga 5 juta hektare lahan sawit bermasalah sepanjang tahun 2026.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pemerintah yang sebelumnya telah menguasai kembali 4 juta hektare lahan sawit yang terbukti melanggar hukum.

"Kita sudah menguasai, sudah sita 4 juta hektare kebun kelapa sawit yang melanggar hukum. Dan tahun 2026, kita akan sita tambahan 4 sampai 5 juta hektare lagi," tegas Presiden Prabowo di hadapan para petani dan pejabat negara.

Selain sektor perkebunan, Presiden memaparkan bahwa Kabinet Merah Putih telah bergerak masif menindak ratusan tambang ilegal. Aksi tegas ini diklaim telah menyelamatkan potensi kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah.

"Sudah ratusan triliun rupiah kita selamatkan dari tambang ilegal. Memang masih banyak yang bocor, tapi akan terus kita kejar. Uang rakyat harus benar-benar dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. Tidak boleh sepeser pun tidak sampai ke rakyat," ujar Presiden.

Menurutnya, penguasaan kawasan hutan secara tidak sah oleh oknum pengusaha telah berlangsung lama. Ia menyindir pihak-pihak yang merasa aman melakukan pelanggaran karena merasa bisa menyuap oknum aparat.

"Mereka berani melecehkan negara, menganggap pejabat di setiap eselon bisa dibeli dan disogok. Ini tidak boleh lagi terjadi," tambahnya.

Presiden Prabowo sebelumnya juga telah mewanti-wanti Satuan Tugas Penataan Lahan Sawit dalam Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk menjaga integritas. Ia meminta jajarannya tidak goyah oleh lobi-lobi pengusaha dan tetap fokus membela kepentingan rakyat.

"Ini baru permulaan. Jika diteliti dengan sungguh-sungguh, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan triliun rupiah," ujar Presiden dalam keterangan sebelumnya di Kantor Kejaksaan Agung.

Baca Juga: Tak Lagi Impor, Indonesia Bikin Harga Beras Dunia Anjlok 44 Persen!

Komitmen ini ditegaskan Presiden sebagai tugas utama Kabinet Merah Putih untuk memastikan kedaulatan sumber daya alam Indonesia kembali ke tangan negara untuk kemakmuran masyarakat. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Perum Bulog bakal bangun gudang 2-3 hektare di Kampung Haji Arab Saudi. Fasilitas ini akan jadi kawasan berikat untuk du...

news | 17:15 WIB

Gubernur DKI Pramono Anung siapkan insentif pajak bagi mal yang beri diskon selama Ramadan 2026. Simak cerita Pramono so...

news | 17:15 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco meminta pemerintah menunda impor 105 ribu mobil dari India. Simak alasan penundaan dan rinci...

news | 16:00 WIB

Kemenkeu melaporkan pembiayaan utang Januari 2026 sebesar Rp127,3 triliun. Simak detail realisasi APBN dan alasan penuru...

news | 15:15 WIB

BGN bantah kabar pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) saat sahur. Simak jadwal resmi distribusi MBG selama Ramadan 1447 ...

news | 14:15 WIB

LPPOM MUI kritik potensi pengecualian sertifikasi halal dalam MoU dagang RI-AS. Seskab Teddy tegaskan aturan halal tetap...

news | 11:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di bank hingga September 2026 untuk ja...

news | 10:15 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi laporkan fasilitas jet pribadi dari OSO ke KPK. Simak alasan Menag laporkan dugaan gratifika...

news | 09:00 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perintahkan usut tuntas kasus oknum Brimob Bripda MS yang aniaya anak hingga tewas...

news | 08:15 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan ambang batas parlemen menjadi 7 persen terlalu tinggi bagi parpol. Simak ...

news | 07:00 WIB