Pemerintah Tambah 280 Unit Starlink untuk Pulihkan Komunikasi di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

Pemerintah menambah 280 unit perangkat satelit Starlink guna mempercepat pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini diambil untuk menjangkau titik-titik yang akses komunikasinya masih terputus.

Elara | MataMata.com
Senin, 29 Desember 2025 | 13:00 WIB
Menko PMK Pratikno (tiga dari kanan) dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Menko PMK Pratikno (tiga dari kanan) dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Matamata.com - Pemerintah menambah 280 unit perangkat satelit Starlink guna mempercepat pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini diambil untuk menjangkau titik-titik yang akses komunikasinya masih terputus.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menjelaskan bahwa pengadaan unit baru ini berjalan beriringan dengan perbaikan infrastruktur jaringan yang ada.

"Untuk daerah yang belum pulih (jaringan komunikasinya), saat ini kami menambahkan starlink 280 unit. Bersamaan dengan itu, percepatan pemulihan jaringan komunikasi terus dilakukan," ujar Pratikno dalam konferensi pers terkait pemulihan dan rencana strategis pascabencana di Jakarta, Senin (29/12).

Pratikno melaporkan bahwa jaringan komunikasi di 14 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) kini telah kembali normal. Selain komunikasi, pemulihan infrastruktur dasar lainnya juga terus diperluas.

"Terkait dengan pemulihan jaringan listrik, pengiriman genset, mobil penjernih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, dan berbagai alat lainnya terus berlanjut dan diperluas pengoperasiannya," tambahnya.

Hingga Senin (29/12), lebih dari separuh wilayah terdampak di tiga provinsi tersebut telah bergeser dari fase tanggap darurat menuju fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Berikut adalah rincian status terkini di masing-masing wilayah:

  • Aceh: 7 kabupaten/kota masuk fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sementara 11 daerah lainnya masih dalam masa tanggap darurat.
  • Sumatera Utara: 8 kabupaten/kota masuk tahap transisi, sedangkan 8 daerah lainnya masih berstatus tanggap darurat.
  • Sumatera Barat: 10 kabupaten/kota memasuki fase transisi, dan 3 daerah lainnya masih berada dalam status tanggap darurat.

Menko PMK menegaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat di beberapa wilayah bertujuan untuk memastikan kesiapan daerah sebelum memasuki tahapan pembangunan kembali.

"Daerah yang memperpanjang status tanggap darurat bertujuan agar wilayah-wilayah itu lebih siap masuk ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mendukung pembentukan Kemenekraf oleh Presiden Prabowo untuk lindungi pekerj...

news | 14:30 WIB

Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Jepang disambut antusias oleh diaspora Indonesia. Momen ini dinilai seba...

news | 14:25 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok pangan nasional aman hadapi ancaman Godzilla El Nino. Simak strategi infrastruk...

news | 14:15 WIB

Nadiem Makarim kembali jalani sidang korupsi Chromebook di PN Jakpus usai operasi keempat. Simak rincian dakwaan kerugia...

news | 14:12 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak siapkan strategi baru layanan kesehatan haji di Makkah, termasuk mobile clinic dan kli...

news | 13:15 WIB

Anggota DPR Kawendra Lukistian sebut kasus hukum videografer Amsal Sitepu cederai semangat Presiden Prabowo dalam memaju...

news | 12:00 WIB

Kemhan RI mengonfirmasi satu prajurit TNI gugur dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan artileri Israel di Lebanon Se...

news | 11:30 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid dampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan perdana ke Jepang untuk bahas kerja sama tekn...

news | 09:15 WIB

KPK ingatkan batas akhir lapor LHKPN 2025 adalah 31 Maret 2026. Hingga kini, tingkat kepatuhan legislatif masih rendah d...

news | 08:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo instruksikan percepatan pembangunan saluran tersier di Boyolali untuk atasi penurunan fungsi Be...

news | 06:15 WIB