Dirut Bulog Pastikan Harga Beras Stabil Sesuai HET Menjelang Tahun Baru 2026

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga beras medium dan premium berada dalam kondisi stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah menjelang pergantian tahun.

Elara | MataMata.com
Minggu, 28 Desember 2025 | 17:08 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau harga pangan di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/12/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau harga pangan di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/12/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)

Matamata.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga beras medium dan premium berada dalam kondisi stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah menjelang pergantian tahun.

Hal tersebut disampaikan Ahmad usai meninjau harga pangan di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Minggu (28/12).

“Dapat kami sampaikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok terpantau sangat stabil. Untuk beras premium, harganya Rp14.900 per kilogram, sesuai dengan HET maksimal. Sementara itu, beras medium non-SPHP berada di harga Rp13.500 per kilogram,” jelas Ahmad.

Ia menambahkan, harga beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga terjaga di angka Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 untuk kemasan lima kilogram.

Selain beras, Bulog turut memantau komoditas pangan lainnya. Hasil pantauan menunjukkan minyak goreng dijual seharga Rp15.700 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, dan telur ayam ras di kisaran Rp30.000 per kilogram.

“Secara umum, harga-harga cukup stabil dan terkendali. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan aparat TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas harga pangan,” tuturnya.

Mengenai ketersediaan pasokan, Ahmad menyebutkan stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,56 juta ton. Khusus untuk wilayah Jawa Barat, stok tersedia di kisaran 540 ribu ton. Dengan jumlah tersebut, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan pasokan selama periode Tahun Baru 2026.

“Stok Bulog mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Jawa Barat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut Bulog juga mengimbau para pedagang untuk aktif melaporkan jika menemukan pasokan dengan harga yang tidak wajar kepada Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat.

“Laporan tersebut akan kami tindak lanjuti bersama Satgas Pangan untuk memastikan harga tetap terkendali dan tidak melebihi HET,” pungkas Ahmad. (Antara)

Baca Juga: Khofifah: Museum Marsinah Jadi Ruang Edukasi Keberanian bagi Generasi Muda

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB