Animasi Garuda di Dadaku Jadi Bukti IP Lokal Mampu Tumbuh Berkelanjutan

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyatakan dukungannya terhadap peluncuran film animasi adaptasi dari kekayaan intelektual (IP) legendaris Indonesia, Garuda di Dadaku.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:30 WIB
Animasi Garuda di Dadaku Jadi Bukti IP Lokal Mampu Tumbuh Berkelanjutan

Animasi Garuda di Dadaku Jadi Bukti IP Lokal Mampu Tumbuh Berkelanjutan

matamata.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyatakan dukungannya terhadap peluncuran film animasi adaptasi dari kekayaan intelektual (IP) legendaris Indonesia, Garuda di Dadaku.

Adaptasi ini dinilai menunjukkan bahwa IP lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menjangkau generasi baru serta menghasilkan nilai ekonomi yang berkesinambungan.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai transformasi Garuda di Dadaku ke medium animasi menjadi contoh konkret bagaimana IP lokal dapat terus relevan di tengah perubahan zaman.

“Transformasi Garuda di Dadaku ke animasi menunjukkan bagaimana IP lokal dapat terus hidup, menjangkau generasi baru, serta menciptakan nilai tambah ekonomi. Animasi ini bukan sekadar hiburan, tapi bagian dari strategi memperkuat ekosistem kreatif, mendorong inovasi, dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor,” ujar Riefky dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, pengembangan IP lokal ke berbagai subsektor industri kreatif turut memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Sektor ini dinilai mampu menggerakkan industri, memperluas pasar, sekaligus menegaskan daya saing karya anak bangsa di tingkat global.

Riefky juga menekankan pentingnya pengembangan IP lintas medium agar produk kreatif Indonesia tetap adaptif dan kompetitif.

Film animasi Garuda di Dadaku diproduksi oleh BASE Entertainment bekerja sama dengan KAWI Animation. Teaser animasi tersebut memperkenalkan karakter Gaga, seekor Burung Garuda yang enerjik, serta Putra, seorang anak yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola tim nasional.

Kisah keduanya menjadi inti cerita yang sarat dengan pesan keberanian, persahabatan, dan proses pendewasaan.

Produser BASE Entertainment, Shanty Harmayn, menjelaskan bahwa adaptasi animasi ini bertujuan menghadirkan kembali Garuda di Dadaku dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda.

“Garuda di Dadaku adalah IP yang dekat dengan memori banyak orang Indonesia. Lewat animasi, kami menghadirkan ceritanya dengan pendekatan hangat, relevan, dan berfokus pada karakter serta emosi anak,” kata Shanty.

Baca Juga: Trump Akui Kedekatan dengan Prabowo, Dorong Penguatan Kemitraan RIAS

Peluncuran teaser animasi ini sekaligus memperkenalkan para pengisi suara, di antaranya Kristo Immanuel sebagai Gaga, Keanu Azka sebagai Putra, Revalina S. Temat sebagai Dewi Garuda, dan Quinn Salman sebagai Naya. Film ini disutradarai oleh Ronny Gani dan diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, serta Tanya Yuson.

Sebagai IP ikonis yang lekat dengan nilai sportivitas dan kekeluargaan, Garuda di Dadaku kembali hadir dalam format animasi yang disesuaikan dengan selera generasi masa kini.

Kolaborasi lintas studio dan mitra dalam proyek ini diharapkan mampu memperkuat subsektor animasi nasional, memperluas jangkauan IP lokal, serta membuka peluang inovasi dan pengembangan di pasar global. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Film Dan Bandung menggelar special screening di XXI Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta (8/8/2026), dan disambut antusias penon...

news | 17:14 WIB

Film Dan Bandung menggelar special screening di XXI Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta (8/8/2026), dan disambut antusias penon...

news | 17:13 WIB

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB