Menkes Optimistis Cek Kesehatan Gratis Capai 70 Juta Peserta pada 2025

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin optimistis program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mampu menjangkau 60 hingga 70 juta peserta pada tahun 2025. Optimisme itu didasari oleh peningkatan jumlah pemeriksaan yang kini mencapai 500600 ribu orang

Elara | MataMata.com
Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:45 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin ditemui usai pemeran jurnalistik dan peluncuran buku

Menkes Budi Gunadi Sadikin ditemui usai pemeran jurnalistik dan peluncuran buku "Haluan Merah Putih" di Antara Heritage Center, Jakarta, Kamis (30/10/2025). ANTARA/Andi Firdaus

Matamata.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin optimistis program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mampu menjangkau 60 hingga 70 juta peserta pada tahun 2025. Optimisme itu didasari oleh peningkatan jumlah pemeriksaan yang kini mencapai 500–600 ribu orang per hari.

“Dengan program yang berjalan sekarang, sudah bisa mencapai antara 500 sampai 600 ribu per hari. Jadi kalau dihitung, itu sekitar 2,5 sampai 3 juta per minggu,” ujar Budi Gunadi Sadikin usai menghadiri Pameran Jurnalistik dan Peluncuran Buku Haluan Merah Putih di Antara Heritage Center, Jakarta, Kamis.

Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pencapaian target 60–70 juta orang pada 2025 dalam program Presiden Prabowo Subianto, Menkes menyatakan keyakinannya.

“Harus tercapai lah, 60–70 juta sih sampai,” kata Budi.

Hingga 28 September 2025, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sekitar 46 juta orang telah mengikuti program tersebut.

Sejauh ini, lima masalah kesehatan terbanyak yang ditemukan pada peserta dewasa adalah kurangnya aktivitas fisik, sakit gigi, obesitas sentral, kelebihan berat badan, dan hipertensi.

Program CKG bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi masalah kesehatan, kemudian ditindaklanjuti dengan langkah pencegahan serta peningkatan gaya hidup sehat di masyarakat.

Sasaran program ini mencakup masyarakat umum, dengan perhatian khusus pada balita, ibu hamil, dan lansia.

Dalam pernyataan sebelumnya, Menkes menyebut kehadiran Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus diharapkan dapat memperluas cakupan CKG, terutama di kalangan karyawan perkantoran.

CKG merupakan bagian dari tiga Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di bidang kesehatan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. (Antara)

Baca Juga: Jumlah Penumpang Whoosh Naik 6,3 Persen, Tembus 5,1 Juta Orang per Oktober 2025

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Yonif TP 845 Ksatria Satam di Belitung Timur. Menhan mengapresiasi peran prajurit da...

news | 06:00 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) RI resmi menolak permohonan uji materi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undan...

news | 14:45 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau warga tidak panic buying. Stok BBM nasional dipastikan...

news | 13:30 WIB

KPK menyebut sistem pengadaan barang dan jasa Pemkab Rejang Lebong rentan korupsi dengan skor MCP hanya 61. Simak detail...

news | 13:13 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, menilai gagasan menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai cabang kekuasaan...

news | 12:29 WIB

Komisi III DPR kecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Sebut aksi ini sebagai perlawanan terha...

news | 12:26 WIB

Baznas RI cetak rekor pengumpulan Zakat Istana 2026 sebesar Rp4,3 miliar. Presiden Prabowo, Wapres Gibran, dan jajaran m...

news | 12:21 WIB

Mendag Budi Santoso meninjau Pasar Rawasari dan memastikan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging ay...

news | 09:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mempercepat proyek Blok Masela senilai Rp339 triliun. Pemerintah targetkan tender EPC dimu...

news | 08:45 WIB

PT Jasamarga Transjawa Tol berikan diskon tarif tol 30% hingga 46% untuk mudik Lebaran 2026. Cek jadwal, rute Jakarta-Se...

news | 07:15 WIB