Prabowo Instruksikan Penyiapan 2.000 Profesional Muda untuk BUMN dan Swasta Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto untuk menyiapkan lebih dari 2.000 tenaga profesional muda yang siap bekerja di sektor strategis, baik di BUMN maupun di perusahaan swasta nasion

Elara | MataMata.com
Jum'at, 17 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Prabowo Instruksikan Penyiapan 2.000 Profesional Muda untuk BUMN dan Swasta Nasional

Prabowo Instruksikan Penyiapan 2.000 Profesional Muda untuk BUMN dan Swasta Nasional

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto untuk menyiapkan lebih dari 2.000 tenaga profesional muda yang siap bekerja di sektor strategis, baik di BUMN maupun di perusahaan swasta nasional.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas di Kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (16/10). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melalui akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet, menjelaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekosistem talenta nasional.

“Presiden menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar dalam waktu dekat ini siap bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pemerintah menilai percepatan pembentukan sumber daya manusia unggul menjadi kunci dalam menghadapi kompetisi industri masa depan yang semakin ketat. Selain meningkatkan kapasitas individu, inisiatif ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Sebelumnya, pada Juli lalu, Presiden Prabowo telah mengumpulkan 82 profesional muda yang terpilih melalui proses seleksi ketat oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Para peserta berasal dari berbagai universitas terkemuka di dalam dan luar negeri, dan tergabung dalam program Presidential Fellowship in Economics and Business Leadership yang digagas langsung oleh Presiden.

Program tersebut bertujuan mencetak pemimpin muda di bidang ekonomi dan bisnis yang memiliki kualitas, integritas, serta visi kepemimpinan yang kuat. Pemerintah berharap inisiatif ini dapat melahirkan generasi baru pemimpin nasional yang adaptif terhadap perubahan global.

Dalam rapat terbatas tersebut, turut hadir sejumlah menteri, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo juga hadir mendampingi. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB