Koperasi Desa Berpeluang Kelola Tambang, Menteri ESDM: Akan Kami Kaji Dulu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah mengkaji kemungkinan keterlibatan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih dalam pengelolaan lahan tambang. Wacana ini sejalan dengan Undang-Un

Elara | MataMata.com
Selasa, 22 Juli 2025 | 15:00 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika dijumpai di Jakarta, Selasa (22/7/2025). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika dijumpai di Jakarta, Selasa (22/7/2025). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah mengkaji kemungkinan keterlibatan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih dalam pengelolaan lahan tambang. Wacana ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan UU Minerba.

“Nanti kami lihat, ya, apakah itu memenuhi syarat atau tidak. Nanti kami lihat,” ujar Bahlil saat ditemui di Jakarta, Selasa (22/7).

Ia menegaskan, izin pengelolaan akan diberikan dengan mempertimbangkan kemampuan dan pengalaman koperasi dalam bidang pertambangan. Letak geografis koperasi juga menjadi perhatian, khususnya yang berada di wilayah tambang.

“(Pemberian izin) diprioritaskan kepada koperasi yang ada di daerah-daerah tambang, supaya orang daerah itu diberikan kesempatan mengelola sumber daya di daerahnya,” jelasnya.

Peluang koperasi untuk mengelola tambang, khususnya batu bara, terbuka setelah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 4 Tahun 2009 disahkan pada 18 Februari 2025. Kini, pemerintah sedang menyusun aturan turunan dari beleid tersebut.

Selain koperasi, regulasi baru ini juga memungkinkan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan serta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk turut serta dalam pengelolaan tambang.

Konteks ini mengemuka setelah Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan kelembagaan 80 ribu lebih unit Kopdes/Kopkel Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7).

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Koperasi merupakan alat bagi masyarakat dan bangsa yang memiliki kondisi ekonomi lemah untuk membangun kekuatan bersama,” kata Prabowo.

Peluncuran Kopdes/Kopkel Merah Putih merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlaku sejak 27 Maret 2025. Acara tersebut digelar serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota secara daring.

Baca Juga: Mukhtarudin: Target Investasi Rp1.600 Triliun Jadi Bukti Dunia Percaya pada Ekonomi Indonesia

Hingga kini, tercatat 81.140 unit Kopdes/Kopkel telah terbentuk di seluruh Indonesia, dan 80.081 di antaranya telah berbadan hukum. Program ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan guna mewujudkan pemerataan serta mengentaskan kemiskinan.

Sebanyak 13 kementerian dan dua lembaga negara turut andil dalam pelaksanaan program tersebut, bersama dengan pemerintah daerah hingga kepala desa. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Airlangga Hartarto merespons pengunduran diri Iman Rachman dari Dirut BEI. Iman mundur sebagai bentuk tanggung jaw...

news | 13:35 WIB

Wapres Gibran Rakabuming kunjungi Aceh Tamiang hari ini untuk tinjau pemulihan pascabencana banjir bandang, mulai dari s...

news | 12:30 WIB

KPK panggil mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Simak detail penyidikan ...

news | 11:30 WIB

Polri mengapresiasi dukungan masyarakat terkait posisi institusi yang tetap berada di bawah Presiden. Kadiv Humas tegask...

news | 10:30 WIB

Kemenhaj terapkan standar semi-militer bagi calon petugas haji 2026. Enam peserta dicopot karena indisipliner, bukti tak...

news | 09:30 WIB

Pemerintah perkuat koordinasi TPIP jelang Lebaran 2026. Simak strategi pengendalian inflasi pangan serta rencana diskon ...

news | 08:30 WIB

Terdakwa korupsi LNG Pertamina, Hari Karyuliarto, mendesak Ahok dan Nicke Widyawati hadir di sidang Tipikor untuk klarif...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo menerima laporan progres pembangunan rusun subsidi 30 hektare di Cikarang. Proyek 141.000 unit rumah in...

news | 06:30 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf bahas percepatan 4.000 hunian pascabencana dan skema bantuan r...

news | 16:15 WIB

Kemendag optimistis harga Minyakita turun ke HET Rp15.700 per liter pada Februari 2026 berkat aturan wajib setor 35 pers...

news | 15:30 WIB