Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun untuk Tahun 2026, Fokus pada Kendaraan Listrik dan Penguatan Operasional

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp63,7 triliun dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI untuk pelaksanaan anggaran tahun 2026. Usulan ini disampaikan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/7).

Elara | MataMata.com
Senin, 07 Juli 2025 | 15:15 WIB
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun untuk Tahun 2026, Fokus pada Kendaraan Listrik dan Penguatan Operasional

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun untuk Tahun 2026, Fokus pada Kendaraan Listrik dan Penguatan Operasional

matamata.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp63,7 triliun dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI untuk pelaksanaan anggaran tahun 2026. Usulan ini disampaikan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/7).

Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena) Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat menjelaskan bahwa total kebutuhan anggaran Polri untuk 2026 mencapai Rp173 triliun, sebagaimana tertuang dalam Surat Kapolri tertanggal 10 Maret 2025.

Sementara itu, pagu indikatif yang ditetapkan hanya sebesar Rp109,6 triliun, sehingga terdapat kekurangan sebesar Rp63,7 triliun.

"Tambahan anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja pegawai sebesar Rp4,8 triliun, belanja barang Rp13,8 triliun, dan belanja modal Rp45,1 triliun," ujar Wahyu.

Belanja pegawai akan difokuskan untuk pembiayaan gaji personel baru serta peningkatan tunjangan kinerja bagi 80 persen personel Polri dan ASN. Sementara itu, belanja barang diprioritaskan guna memperkuat operasional dan layanan keamanan masyarakat.

"Di antaranya pemenuhan operasional pengembangan Polda Papua Tengah, Papua Barat Daya serta polres atau satuan kerja (satker) terbaru, dukops bhabinkamtibmas, perawatan command center, pengamanan di perbatasan dan pulau kecil terluar, dan lain-lain," katanya.

Adapun belanja modal akan diarahkan pada pengadaan kendaraan listrik, kapal pemburu cepat untuk pengamanan perbatasan, serta peralatan pendukung penanganan kasus narkoba dan kejahatan siber. Tak hanya itu, anggaran juga disiapkan untuk pembangunan ruang pelayanan khusus, markas polsek, serta rumah dinas bagi anggota Polri.

Wahyu turut memaparkan realisasi anggaran sebelumnya. Pada tahun anggaran 2024, Polri telah menyerap anggaran sebesar Rp136 triliun atau 97,49 persen dari total Rp140 triliun. Sedangkan untuk tahun 2025, hingga 30 Juni 2025, serapan anggaran Polri mencapai Rp69,1 triliun atau 48,67 persen dari pagu Rp142,1 triliun. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB