Garuda Pertiwi Siap Gempur Pakistan Demi Tiket Piala Asia 2026

Timnas putri Indonesia akan menghadapi Pakistan dalam laga kedua kualifikasi Piala Asia Putri 2026 Grup D di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (3/7) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menjadi peluang emas bagi skuad Garuda Pertiwi untuk meraih

Elara | MataMata.com
Rabu, 02 Juli 2025 | 11:15 WIB
Garuda Pertiwi Siap Gempur Pakistan Demi Tiket Piala Asia 2026

Garuda Pertiwi Siap Gempur Pakistan Demi Tiket Piala Asia 2026

matamata.com - Timnas putri Indonesia akan menghadapi Pakistan dalam laga kedua kualifikasi Piala Asia Putri 2026 Grup D di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (3/7) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menjadi peluang emas bagi skuad Garuda Pertiwi untuk meraih kemenangan besar demi menjaga peluang lolos ke putaran final.

Pada laga perdana, Indonesia hanya menang tipis 1-0 atas Kirgistan. Pelatih Satoru Mochizuki menyambut baik raihan tiga poin tersebut, namun ia berharap timnya mampu mencetak lebih banyak gol. Hal itu penting mengingat hanya juara grup yang berhak lolos ke putaran final yang akan digelar di Australia, Maret tahun depan.

Persaingan dengan Taiwan kian ketat setelah negara tersebut mengalahkan Pakistan dengan skor telak 8-0. Mochizuki menyadari pentingnya produktivitas gol untuk menjaga asa bersaing dengan Taiwan.

Jika Indonesia mampu menang besar atas Pakistan dan Taiwan kembali menaklukkan Kirgistan, maka duel Indonesia kontra Taiwan pada Sabtu (6/7) akan menjadi laga penentuan.

Meski unggul secara peringkat FIFA—Indonesia di posisi 95, Pakistan di peringkat 157—Mochizuki mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan. Pakistan dinilai tetap punya potensi memberi kejutan, seperti Kirgistan yang sempat merepotkan Indonesia dengan permainan bertahan dan eksplorasi ruang kosong.

Gol semata wayang Indonesia saat melawan Kirgistan dicetak Isa Warps pada menit ke-66, memanfaatkan umpan Claudia Scheunemann. Mochizuki menilai performa timnya masih jauh dari sempurna. Ia menyoroti lemahnya penguasaan bola dan banyaknya kesalahan dasar seperti kontrol dan operan.

Senada dengan pelatih, Claudia juga mengkritisi gaya bermain tim yang kerap terburu-buru dalam membangun serangan. Ia berharap tim bisa tampil lebih tenang dan solid, apalagi dengan kehadiran empat pemain diaspora: Isa Warps, Iris Joska de Rouw, Emily Julia Frederica Nahon, dan Felicia Victoria de Zeeuw.

"Yang penting kita main kompak dulu sebagai tim. Soal skor besar, itu nanti urusan belakangan," ujar Claudia.

Isa Warps, pencetak gol penentu di laga perdana, jadi sorotan dalam pertandingan melawan Pakistan. Ia berharap bisa kembali mencetak gol dan mempersembahkan selebrasi spesial ala Ole Romeny—striker timnas putra Indonesia yang menjadi idolanya. Sebelumnya, selebrasi Isa dengan menunjuk langit ditujukan untuk mengenang mendiang neneknya.

Mochizuki berharap keempat pemain diaspora dapat menunjukkan kontribusi lebih besar dibanding laga sebelumnya. Kemenangan besar atas Pakistan tak hanya menjaga peluang Indonesia lolos, tetapi juga menjadi pemanasan ideal jelang duel krusial melawan Taiwan yang berpotensi jadi laga hidup mati. (Antara)

Baca Juga: Angel Di Maria Pimpin Daftar Top Skor Piala Dunia Antarklub 2025 Meski Benfica Tersingkir

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah pusat menargetkan praktik open dumping sampah berhenti dalam dua tahun. Pemprov Jabar siapkan Pergub dan sank...

news | 17:37 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo tegaskan komitmen Polri kawal hak, kesejahteraan buruh, dan sinergi jaga ikli...

news | 17:33 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan stok pangan aman hadapi musim kemarau dengan cadangan 5 juta ton beras d...

news | 14:20 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik pejabat utama Kejaksaan Agung, termasuk Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana da...

news | 13:42 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto mengingatkan aturan baru tembakau dalam PP 28 Tahun 2024 berpotensi menekan...

news | 11:41 WIB