PSSI Terapkan 30 Persen Wasit Asing di Liga 1, Upaya Tingkatkan Kualitas dan Kepercayaan

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan penerapan skema penggunaan wasit asing dalam kompetisi Liga 1 Indonesia. Sebanyak 30 persen pertandingan akan dipimpin oleh wasit luar negeri, sementara sisanya tetap ditangani wasit lokal.

Elara | MataMata.com
Rabu, 11 Juni 2025 | 19:30 WIB
PSSI Terapkan 30 Persen Wasit Asing di Liga 1, Upaya Tingkatkan Kualitas dan Kepercayaan

PSSI Terapkan 30 Persen Wasit Asing di Liga 1, Upaya Tingkatkan Kualitas dan Kepercayaan

matamata.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan penerapan skema penggunaan wasit asing dalam kompetisi Liga 1 Indonesia. Sebanyak 30 persen pertandingan akan dipimpin oleh wasit luar negeri, sementara sisanya tetap ditangani wasit lokal.

Pengumuman ini disampaikan Erick lewat akun Instagram pribadinya, usai pertemuan dengan Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa di Osaka, Jepang. Menurut Erick, kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi besar-besaran di sektor perwasitan nasional.

“Perubahan ini akan mencakup pembentukan tim baru di bidang perwasitan serta penerapan sistem digital untuk penilaian, pelatihan, dan penunjukan wasit,” tulis Erick dalam unggahannya. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara wasit lokal dan asing penting untuk meningkatkan kualitas pertandingan.

Sebelumnya, Ogawa menyampaikan kekhawatirannya terhadap menurunnya kepercayaan sejumlah klub terhadap kualitas wasit lokal.

Ia mengakui bahwa kehadiran wasit asing bisa menjadi solusi sementara, namun mengingatkan agar hal ini tidak menjadi ketergantungan.

Ogawa menekankan pentingnya menjadikan kehadiran wasit asing sebagai sarana pembelajaran dan mendorong program peningkatan kapasitas wasit lokal secara berkelanjutan.

Beberapa wasit asing seperti Adham Makhadmeh (Yordania), Nazmi Nasaruddin (Malaysia), dan Ko Hyung-jin (Korea Selatan) sebelumnya telah memimpin pertandingan Liga 1 tanpa keluhan berarti, sehingga memberi bukti awal efektivitas langkah ini.

Kebijakan ini muncul merespons aspirasi sejumlah klub yang menyuarakan ketidakpuasan terhadap kinerja sebagian wasit lokal yang dinilai merugikan jalannya kompetisi. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryo...

news | 14:33 WIB

BNN RI merampas aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika senilai Rp165 miliar. Kepala BNN Komjen Pol Suy...

news | 14:27 WIB