Dibatalkan Mendadak, Kunjungan Ariel NOAH hingga Raffi Ahmad ke NTB Batal

Rencana kunjungan sejumlah artis ternama Indonesia ke destinasi wisata Pantai Lariti, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang semula diharapkan akan mendongkrak popularitas daerah, mendadak batal.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:15 WIB
(Instagram/thedudasofficial)

(Instagram/thedudasofficial)

Matamata.com - Rencana kunjungan sejumlah artis ternama Indonesia ke destinasi wisata Pantai Lariti, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang semula diharapkan akan mendongkrak popularitas daerah, mendadak batal.

Ariel NOAH, bersama rekan-rekan musisi lainnya, serta presenter dan pengusaha Raffi Ahmad, batal berkunjung usai muncul penolakan dari sejumlah warga dan pihak di daerah tujuan wisata tersebut.

Awalnya, Ariel dan anggota NOAH dijadwalkan akan mengunjungi Pantai Lariti bersama beberapa selebritas lain. Namun, agenda tersebut urung dilakukan setelah muncul kabar kurang menyenangkan dari masyarakat setempat. Rigen Rakelna, komika yang turut dalam rombongan itu, mengungkap langsung alasan batalnya kunjungan melalui sebuah pernyataan terbuka.

"Kita sebenarnya sangat antusias mau ke Pantai Lariti. Tapi akhirnya batal karena ada pihak yang menolak kedatangan kami," tutur Rigen seperti dikutip detikTravel.

Ia menjelaskan, ketika berita mengenai rencana kehadiran artis-artis ibukota ramai di media sosial, banyak suara penolakan yang bermunculan dari masyarakat setempat. Penolakan tersebut membuat tim memilih tidak jadi berangkat dengan pertimbangan kenyamanan dan keamanan.

Rigen pun mengungkapkan bahwa keputusan ini harus diambil demi menghindari potensi polemik lebih lanjut. “Sebenarnya niat kami baik, ingin membantu promosi tempat wisata. Tapi karena situasinya tidak memungkinkan, ya akhirnya kami menghormati keputusan itu dan batal datang,” tambahnya.

Di sisi lain, pembatalan kunjungan para selebritas nasional ini disayangkan oleh sejumlah pihak, termasuk pelaku pariwisata lokal. Mereka menilai, peluang promosi wisata yang begitu besar jadi melayang.

Salah satu sumber dari industri pariwisata NTB menyebutkan, “Kalau selebritas berkunjung dan membagikan pengalamannya di media sosial, efeknya bisa mendatangkan kunjungan wisatawan dalam jumlah besar ke Pantai Lariti dan sekitar NTB. Bisa jadi kerugian yang ditanggung dari batalnya kunjungan ini mencapai puluhan miliar rupiah.”

Kehadiran sosok seperti Ariel NOAH dan Raffi Ahmad memang memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan, apalagi dengan jumlah pengikut dan pengaruh mereka di media sosial. Banyak pihak setempat awalnya berharap kunjungan ini akan membangkitkan ekonomi lokal serta mengangkat nama NTB sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.

Namun, pihak yang menolak beralasan bahwa mereka ingin menjaga keaslian dan kenyamanan tempat wisata di daerahnya. Ada kekhawatiran jika kawasan wisata kebanjiran pengunjung tanpa persiapan matang, akan berdampak pada lingkungan serta budaya lokal.

Baca Juga: Rumah Atalarik Syach Dibongkar Usai Sengketa Tanah, PN Cibinong Perintahkan Pengosongan

“Kami hanya ingin pariwisata berkembang dengan tetap memperhatikan nilai kearifan lokal dan adat yang berlaku,” tutur seorang perwakilan warga dalam keterangan terpisah.

Menanggapi hal tersebut, para artis yang batal hadir juga menyampaikan pemahaman dan respek terhadap keputusan warga. Rigen menegaskan, "Semoga ke depannya ada solusi yang baik, sehingga niat mempromosikan wisata lokal bisa benar-benar terwujud dan membawa manfaat bersama tanpa menimbulkan polemik."

Dengan kejadian ini, para pelaku pariwisata dan pemerintah daerah diharapkan semakin sensitif dalam mengemas pengembangan wisata, agar dapat mengakomodir harapan seluruh pihak—baik masyarakat lokal maupun pihak luar yang berkeinginan mendukung promosi wilayah NTB.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkop Ferry Juliantono menegaskan program Kopdes Merah Putih adalah kunci eksistensi koperasi Indonesia di tengah arus ...

news | 06:15 WIB

Sebanyak 30 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat tertahan di Abu Dhabi akibat penutupan ruang udara di Timur Tengah ...

news | 14:16 WIB

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menyerahkan uang senilai Rp58,1 miliar hasil ekseku...

news | 14:10 WIB

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menetapkan kebijakan progresif dalam pengelolaan sampah di Bali. Mu...

news | 13:15 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Iman Sukri, mendesak pemerintah untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada raksasa teknologi Meta. L...

news | 12:15 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa Indonesia tetap mendapatkan ke...

news | 11:45 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mulai mengalihkan s...

news | 10:45 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, meminta pemerintah segera mengantisipasi potensi gangguan penerbangan haji da...

news | 09:15 WIB

KPK bongkar aliran dana Rp46 miliar ke perusahaan keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait proyek outsourcing. Si...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengirim surat duka cita resmi atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. ...

news | 06:15 WIB