Mengenal Kehidupan Bung Hatta, Pisahkan Urusan Pribadi dan Negara sampai Tolak Bantu Adik Pasang Telepon Rumah

Jabatan penting tak akan ia gunakan untuk masalah remeh temeh.

Baktora | MataMata.com
Kamis, 25 Januari 2024 | 08:24 WIB
Muhammad Hatta, Wakil Presiden ke-1 saat bertugas. (YouTube/Kejar Cita)

Muhammad Hatta, Wakil Presiden ke-1 saat bertugas. (YouTube/Kejar Cita)

Matamata.com - Sosok Wakil Presiden pertama, Muhammad Hatta dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan adil dalam kehidupannya. Menjadi Wapres pertama di Indonesia bisa dibilang kinerjannya cukup baik bersama Presiden Soekarno saat itu.

Sosok almarhum yang akrab disaba Bung Hatta ini memiliki perjalanan hidup yang inspiratif sebagai pejabat negara. Dikenal adil, antara urusan negara dan pribadi selalu ia utamakan.

Hal itu diungkapkan salah satu anak Bung Hatta, Mutia Hatta saat diwawancarai oleh Najwa Shihab di kanal YouTube Mata Najwa pada 2021 lalu. Kelihaian membedakan urusan negara dan pribadi terlihat sejak kecil.

Hal itu menjadi kebiasaan termasuk memisahkan kendaraan pribadi dengan kendaraan dinas kendaraan ketika beliau bertugas. Bung Hatta hanya mengizinkan istrinya untuk menaiki kendaraan dinas ketika sebagai istri wakil presiden.

"Kalau ibu boleh ikut karena istri wakil presiden, tapi anak-anaknya dilarang ikut," ujar dia dikutip, Kamis (25/1/2024).

Meski begitu ia sudah menyiapkan kendaraan pribadi yang bisa ditumpangi anak-anaknya ketika harus berpergian bersama dalam tugas negara.

Tidak hanya tegas dan disiplin menggunakan fasilitas negara. Memiliki jabatan penting di pemerintahan pun enggan ia gunakan semena-mena. Termasuk hal remeh temeh sekalipun.

"Tante saya pernah meminta bantuan agar bisa mendapatkan telepon di rumahnya. Tapi beliau mengatakan hubungi saja ke Telkom sendiri," terang Mutiara sambil mengenang masa-masa tersebut.

Kedisiplinan Bung Hatta menganggap bahwa bantuan yang diharapkan adiknya adalah kepentingan pribadi, bukan untuk memajukan negara. Maka dari itu ia jauh menolak memberi bantuan meski jabatannya tak main-main saat itu.

Sosok Bung Hatta sendiri juga memiliki keunikan dalam berpikir. Bahkan di dalam kehidupan sehari-harinya tak jarang ia mencatat pengeluaran kesehariannya. Hal itu yang menjadi kedisiplinan yang dicontoh anak-anaknya hingga saat ini.

Baca Juga: Pernah Nahkodai Indonesia, Wakil Presiden Ini Ingatkan Pemimpin harus Lihai Jaga Emosi

Kehidupan sebagai pejabat negara memang kerap jadi sorotan masyarakat. Hal ini juga penting sebagai penilaian apakah pemimpin tersebut patut untuk dijadikan teladan.

Membedakan urusan negara dan pribadi sejatinya menjadi polemik yang tak jarang terlihat di kehidupan. Apalagi di level kecamatan atau kabupaten hal itu cukup terlihat, meski tidak banyak dilaporkan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mensos Saifullah Yusuf mengapresiasi siswa SRMP 21 Manado yang meraih medali emas di Kejuaraan Wushu Nasional 2026. Bukt...

news | 19:08 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera menginvestigasi kasus ...

news | 19:06 WIB

Kementerian Kebudayaan menggelar lomba video kreatif 'Aku dan Budayaku' untuk Gen Z. Cek syarat, jadwal pendaftaran, dan...

news | 14:38 WIB

Ketua DPP PDIP Said Abdullah usulkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) ideal 6 persen dan berlaku berjenja...

news | 14:33 WIB

Anggota DPR RI meninjau gudang Bulog Sumut dan memastikan stok beras 63.000 ton aman untuk 5 bulan ke depan guna antisip...

news | 14:06 WIB

KPK panggil kembali Staf Ahli Menhub Robby Kurniawan sebagai saksi kasus dugaan suap proyek DJKA Kemenhub setelah sempat...

news | 13:21 WIB

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menekankan pentingnya prinsip 3M dan 5 kebijakan strategis Kemendikdasmen d...

news | 11:27 WIB

Polda Metro Jaya periksa saksi dari Ditjen Perkeretaapian dan Dinas PU terkait kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur y...

news | 10:50 WIB

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Jepang Shinjiro Koizumi gelar pertemuan di Jakarta untuk penandatan...

news | 10:43 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut program BSPS 2026 yang menyasar 33.000 unit rumah menjadi kunci penurun...

news | 09:49 WIB