Mensos Saifullah Yusuf Ancam Pecat ASN dan PPPK Kemensos yang Tidak Disiplin

Mensos Saifullah Yusuf ancam pecat 2.708 pegawai Kemensos, termasuk pendamping PKH, yang mangkir kerja usai libur Idulfitri 1447 H. Simak sanksinya.

Elara | MataMata.com
Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memimpin apel pembinaan kedisiplinan pegawai Kementerian Sosial se-Indonesia di lapangan gedung utama Kementerian Sosial, Salemba Jakarta, Kamis (26/3/2026). Apel digelar bagi sebanyak 2.708 pegawai Kemensos di seluruh Indonesia yang tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026).  ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memimpin apel pembinaan kedisiplinan pegawai Kementerian Sosial se-Indonesia di lapangan gedung utama Kementerian Sosial, Salemba Jakarta, Kamis (26/3/2026). Apel digelar bagi sebanyak 2.708 pegawai Kemensos di seluruh Indonesia yang tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Matamata.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan tidak akan segan memberhentikan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Sosial yang terbukti indisipliner. Tindakan tegas ini diambil menyusul banyaknya pegawai yang abai terhadap tugas.

Dalam apel pembinaan kedisiplinan di Jakarta, Kamis (26/3/2026), Saifullah mengungkapkan sebanyak 2.708 pegawai Kemensos di seluruh Indonesia terpantau tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3).

Dari jumlah tersebut, 156 pegawai bertugas di kantor pusat dan balai layanan, sementara 2.500 lainnya merupakan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

"Miris saya, sejumlah oknum pendamping PKH yang tidak disiplin tersebut baru dilantik dan belum genap satu tahun mengabdi sebagai pegawai pemerintah," ujar Saifullah.

Saifullah mengingatkan, tahun lalu pihaknya telah memberikan peringatan keras kepada 500 pendamping PKH, dengan 49 orang di antaranya berujung pada pemberhentian. Memasuki tahun 2026, tindakan tegas berupa pemecatan kembali dijatuhkan kepada tiga orang PPPK pendamping PKH akibat masalah serupa.

"Ke depan, kami tidak akan segan memberhentikan PPPK atau PNS yang bermasalah dan indisiplin. Ini bukan angka yang kecil dan juga sepele, tindakan ini mencederai institusi," tegasnya.

Ia menyayangkan banyaknya pegawai yang mangkir di tengah menumpuknya tugas pelayanan masyarakat, seperti penyaluran bantuan sosial hingga pemulihan sosial ekonomi korban bencana alam.

Menurut Mensos, ketidakhadiran tanpa keterangan merupakan pelanggaran disiplin yang melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Sanksi yang disiapkan bervariasi mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

"Untuk kategori ringan, sanksinya bisa berupa teguran lisan, tertulis, maupun pernyataan tidak puas secara tertulis dari pimpinan," tambahnya.

Selain sanksi administratif, pelanggar juga terancam sanksi finansial berupa pemotongan tunjangan kinerja (tukin). Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 6 Tahun 2023, pegawai yang tidak melakukan perekaman kehadiran dikenakan potongan tukin sebesar 3 persen per hari.

Baca Juga: Kakorlantas Berduka, Polri Beri Kenaikan Pangkat bagi Personel yang Gugur di Operasi Ketupat 2026

"Jangan menyia-nyiakan kesempatan mengabdi kepada negara. Ingat, masih banyak masyarakat yang mengantre untuk menjadi ASN atau PPPK. Kita semua diawasi oleh lembaga negara dan publik," pungkas Saifullah. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membagikan 1.582 kapal ikan dan membangun 1.386 desa nelayan hingga 2026 demi meni...

news | 16:05 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Ia menjanjikan renovasi sekolah, puskesmas, dan pen...

news | 11:33 WIB

Menag Nasaruddin Umar mengimbau lembaga pendidikan menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk membangun karakter si...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tuntaskan KTT ke-48 ASEAN di Filipina. Indonesia sukses dorong kerja sama regional untuk ketah...

news | 10:15 WIB

Menhut Raja Juli Antoni tegaskan Inpres Penyelamatan Gajah fokus pada perbaikan 21 kantong habitat tersisa dan integrasi...

news | 09:15 WIB

Mobil kepresidenan Maung Garuda milik Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian warga dan delegasi KTT ke-48 ASEAN di ...

news | 08:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto mendorong perundingan damai Kamboja-Thailand dalam KTT ke-48 ASEAN di Filipina demi menjaga st...

news | 07:15 WIB

Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja untuk meningkatkan nilai ESG perusahaan dan me...

news | 06:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) memproyeksikan 6 juta liter minyak jelantah dari Program Makan Bergizi Gratis setiap bulan unt...

news | 15:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo di KTT BIMP-EAGA untuk mendorong interkoneksi listrik lintas ...

news | 15:00 WIB