Inggris Bersiap Gempur Houthi di Laut Merah, Gabung AS Demi Lancarkan Serangan Rudal

Inggris sedang bersiap melancarkan serangan udara terhadap milisi Syiah Yaman, Houthi yang tengah berusaha menargetkan kapal-kapal yang melewati Laut Merah.

Riki Chandra | MataMata.com
Senin, 01 Januari 2024 | 21:03 WIB
Inggris Bersiap Gempur Houthi di Laut Merah, Gabung AS Demi Lancarkan Serangan Rudal

Inggris Bersiap Gempur Houthi di Laut Merah, Gabung AS Demi Lancarkan Serangan Rudal

matamata.com - Inggris sedang bersiap melancarkan serangan udara terhadap milisi Syiah Yaman, Houthi yang tengah berusaha menargetkan kapal-kapal yang melewati Laut Merah. Kabar itu dilaporkan sebuah media pada Minggu (31/12/2023).

Surat kabar Inggris, The Times melaporkan bahwa Inggris akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan mungkin negara-negara Eropa lainnya demi melancarkan serangan rudal terhadap target-target yang telah direncanakan sebelumnya, baik di laut maupun di daratan Yaman.

Seorang sumber pemerintah Inggris mengatakan, serangan terkoordinasi itu mungkin akan melibatkan pesawat-pesawat tempur Angkatan Udara Inggris (RAF) untuk pertama kalinya atau kapal perusak HMS Diamond.

The Times melaporkan Inggris dan AS akan mengeluarkan “pernyataan yang belum pernah terjadi sebelumnya” yang akan "memperingatkan Houthi agar berhenti menyerang kapal-kapal dagang atau menghadapi kekuatan militer Barat."

Pada Minggu, Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron menelepon timpalannya dari Iran, Hossein Amir-Abdollahian, mengenai serangan Houthi di Laut Merah, yang menurut Cameron "mengancam kehidupan orang-orang tak berdosa dan perekonomian global."

Secara terpisah, Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan pada Minggu bahwa serangan Houthi terhadap jalur kapal internasional di dan sekitar Laut Merah melonjak 500 persen.

"Ini sudah tak bisa diterima karena merugikan perdagangan dunia dengan cara menghalangi Kebebasan Navigasi di Laut secara ilegal. Serangan-serangan ini harus dihentikan,” tulisnya dalam X.

Dia mengatakan Houthi harus mengakhiri operasi ilegalnya terhadap kapal-kapal dagang dan segera menghentikan semua serangannya.

Kelompok bersenjata Houthi di Yaman yang didukung Iran itu kian meningkatkan keterlibatan mereka dalam konflik di Jalur Gaza dengan menyerang apa yang mereka sebut sebagai kapal-kapal yang sedang menuju Israel di Laut Merah bagian selatan.

Mereka mengatakan serangan tersebut bertujuan mendukung rakyat Palestina yang sedang menghadapi “agresi dan blokade ” Israel di Gaza.

Laut Merah adalah salah satu jalur laut yang paling sering digunakan di dunia untuk pengiriman minyak dan bahan bakar. (Antara/Anadolu)

×
Zoomed
TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB