Ganjar Pranowo Tak Masalah Kena Roasting Anaknya, Bagaimana dengan Kasusnya 'Diejek' Komika Asli?

Ganjar Pranowo sempat membuat komika Kiky Saputri geram karena potongan videonya saat mengkritik Ganjar dihapus.

Baktora | MataMata.com
Jum'at, 22 Desember 2023 | 16:48 WIB
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat mendapat roasting dari anaknya, Alam Ganjar. (Instagram/@ganjar_pranowo)

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat mendapat roasting dari anaknya, Alam Ganjar. (Instagram/@ganjar_pranowo)

Matamata.com - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo baru-baru ini diroasting anaknya sendiri, Muhammad Zinedine Alam Ganjar. Ganjar bahkan tak mempersoalkan dengan materi yang 'mengejek' dirinya.

Berkaca pada kondisi serupa, Ganjar Pranowo sempat ramai dikritik karena membuat salah satu komika, Kiky Saputri naik pitam karena potongan video yang harusnya tayang di stasiun televisi justru diminta tak dinaikkan.

Hal tersebut menjadi perdebatan hingga terbagi dua kubu, mendukung Ganjar dan membela Kiky Saputri yang sudah menyiapkan materi yang tak mudah untuk salah satu program televisi.

Lalu mengapa Ganjar tak mempersoalkan masalah roasting anaknya tersebut. Apakah memang karena anak, Ganjar membebaskan Alam untuk memberikan sindiran terhadap dirinya yang akan maju sebagai presiden tersebut?.

Bisa jadi Ganjar Pranowo sudah lebih siap dengan acara yang akan ia hadiri. Tak hanya itu, Alam Ganjar juga tentu sudah menyiapkan sejumlah materi sindiran yang cukup aman bagi sang ayah.

Ganjar Pranowo cukup tertarik dengan roasting yang ia terima pada agenda tersebut. Tak hanya Alam Ganjar saja, komika Dani Aditya, Mcdanny dan Fatih Andhika ikut meroasting mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

"Ya ada yang menarik saja, sejak kapan dia [Alam] belajar jadi komika begitu, ya?," ujar Ganjar, Jumat (22/12/2023).

Meski begitu, Ganjar melihat ada proses kreatif yang bertugas di baliknya. Sehingga ia mengapresiasi Alam Ganjar yang berani mencoba hal tersebut.

"Ternyata memang diajarin orang-orang kreatif dan berani mencoba untuk melakukan itu," ujar Ganjar Pranowo.

Terlepas dari roasting yang dilakukan anaknya kepada dirinya, Ganjar sempat dikritik karena roasting yang sempat dilayangkan oleh Kiky Saputri pada salah satu program di stasiun televisi.

Baca Juga: PD-nya Mahfud MD jelang Debat Cawapres bikin Kandidat Minder, Disiapkan Bahan Debat Tapi Belum Dibaca

Hal itu bahkan menjadi ramai, karena beberapa potongan tayangan tidak muncul yang membuat Kiky Saputri geram.

Menjawab hal itu, Ganjar Pranowo bahkan menantang untuk lebih keras lagi mengkritik. Setelah ditelusuri, permintaan tayangan yang tidak muncul itu merupakan desakan dari tim Ganjar Pranowo.

Tak dipungkiri, hal itu menjadi bola panas yang membuat Kiky diserang oleh pendukung-pendukung Ganjar Pranowo. Sayang sebagian pendukung tersebut tak banyak mendapatkan informasi lengkap, hingga berdampak ke Ganjar sendiri.

Terlepas dari itu, fenomena roasting di dunia stand up comedy memang cukup ditakuti. Apalagi sosok yang diroasting adalah pejabat negara. Tak jarang beberapa orang menghindar untuk kritikan-kritikan halus itu.

Mendapat kritikan sebagai pejabat negara, sudah pasti ia terima. Muncul dari keresahan masyarakat tujuan kritikan itu untuk membenahi kekurangan dan potensi kesalahan dari pejabat negara dengan kebijakan yang dibuat.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB