Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina

Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan Eropa dan AS siap duduk satu meja dengan Rusia untuk negosiasi damai Ukraina. Bagaimana respons Moskow?

Elara | MataMata.com
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina

Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina

matamata.com - Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan bahwa Eropa siap membuka pintu komunikasi dan berunding dengan Rusia guna menyelesaikan konflik di Ukraina secara damai. Pernyataan ini menegaskan posisi Eropa yang ingin terlibat aktif dalam proses diplomasi.

"Kami siap untuk melakukan negosiasi damai," ujar Merz dalam konferensi pers di sela-sela KTT G7 di Prancis, Selasa (16/6/2026).

Merz menekankan bahwa dalam potensi perundingan masa depan, Eropa tidak boleh absen dan harus mengambil peran mendampingi Amerika Serikat. Menurutnya, format diplomasi yang ideal harus melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan langsung.

"Kami selalu berada di posisi ini: Ukraina, Rusia, Eropa, dan AS harus duduk bersama di satu meja perundingan. Hari ini, hal tersebut sama sekali bukan lagi subjek perdebatan," tegas Merz.

Meski membuka peluang dialog, Merz menggarisbawahi bahwa posisi tersebut tidak akan menyurutkan komitmen Barat. Ia memastikan Eropa akan terus meningkatkan dukungan serta bantuan bagi Ukraina yang tengah menghadapi invasi.

Langkah diplomasi ini tampaknya masih membentur tembok tebal. Merespons sinyal dari Eropa, Kementerian Luar Negeri Rusia justru melayangkan tudingan miring. Moskow menilai Uni Eropa tidak sepenuhnya berkomitmen terhadap perundingan damai karena masih menunjukkan sikap yang bermusuhan terhadap Rusia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryo...

news | 14:33 WIB

BNN RI merampas aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika senilai Rp165 miliar. Kepala BNN Komjen Pol Suy...

news | 14:27 WIB