Pengganti Wamentan Sudaryono, Mensesneg Tegaskan Istana Belum Bahas

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryono dilantik menjadi Kepala BGN.

Elara | MataMata.com
Kamis, 23 Juli 2026 | 14:33 WIB
Pengganti Wamentan Sudaryono, Mensesneg Tegaskan Istana Belum Bahas

Pengganti Wamentan Sudaryono, Mensesneg Tegaskan Istana Belum Bahas

matamata.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Istana belum mendiskusikan nama baru untuk mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Hal ini menyusul pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

"Memang sampai saat ini belum didiskusikan karena pengangkatan pejabat lama, Mas Sudaryono, Wamentan yang kemarin diminta untuk menjadi Kepala BGN, juga baru satu hari," kata Prasetyo saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/7).

Terkait siapa yang akan mengisi kekosongan kursi Wamentan, Prasetyo meminta masyarakat untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dari Presiden.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7) sore. Usai pelantikan, Sudaryono memastikan dirinya telah melepas jabatan Wamentan guna menghindari rangkap jabatan dalam pemerintahan.

"Gantinya siapa dan lain-lain, tentu saja ini hak prerogatif dari Pak Presiden," ucap Sudaryono.

Sudaryono dilantik untuk menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN. Mundurnya Nanik telah dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, pada Rabu (22/7) pagi.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Nanik menjelaskan bahwa keputusannya untuk mundur berkaitan dengan pengobatan penyakit jantung yang harus dijalaninya di luar negeri.

"Saya sampaikan ke Presiden dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya. Karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui. Namun, saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tulis Nanik. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

TNI AL mengerahkan tiga kapal perang (KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861) untuk mencari 5 jurnalis hilang di...

news | 15:44 WIB

Polisi memeriksa 8 saksi kasus kebakaran di Paniai, Papua Tengah, yang menewaskan 11 orang dan merugikan Rp2 miliar. Pen...

news | 15:41 WIB

DPR RI bakal berkoordinasi dengan pemerintah merespons usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (Kades AMJ) demi efi...

news | 13:07 WIB

KPK memanggil Kepala Perum Bulog Jateng dan 37 saksi terkait dugaan korupsi bansos beras PKH Kemensos yang merugikan neg...

news | 12:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB