Polisi Periksa 8 Saksi Kebakaran Maut di Paniai yang Tewaskan 11 Orang

Polisi memeriksa 8 saksi kasus kebakaran di Paniai, Papua Tengah, yang menewaskan 11 orang dan merugikan Rp2 miliar. Penyidik dalami indikasi kesengajaan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 09 September 2026 | 15:41 WIB
Polisi Periksa 8 Saksi Kebakaran Maut di Paniai yang Tewaskan 11 Orang

Polisi Periksa 8 Saksi Kebakaran Maut di Paniai yang Tewaskan 11 Orang

matamata.com - Penyidik Polres Paniai memeriksa delapan orang saksi terkait kasus kebakaran maut yang menewaskan 11 warga di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Kapolres Paniai AKBP Royke Betaubun menyatakan jumlah saksi yang dimintai keterangan berpeluang terus bertambah demi mengungkap penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada Senin (7/9/2026) dini hari tersebut.

"Pemeriksaan akan terus dilakukan. Keterangan salah satu saksi mengungkapkan, sebelum kebakaran terjadi, ia sempat melihat dua orang berada di depan rumah korban Najamuddin," kata Royke saat dihubungi dari Jayapura, Rabu (9/9/2026).

Royke menjelaskan, selain menginterogasi saksi, Satuan Reskrim Polres Paniai juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Proses ini mendapat bantuan langsung dari tim penyidik Ditreskrimum Polda Papua Tengah.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 40 unit bangunan yang difungsikan sebagai kios kelontong sekaligus tempat tinggal warga. Banyaknya material serta barang dagangan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Peristiwa naas ini menelan 11 korban jiwa dari dua keluarga. Korban teridentifikasi atas nama Najamuddin (70); pasangan suami istri Hasyim (30) dan Risma Falma (28) bersama tiga anak mereka, Arsi (9), Icha (6), dan Al Yusuf (2).

Korban lainnya adalah pasangan suami istri Wandi (36) dan Herlina (30) beserta tiga anak mereka, yakni Aska (9), Abie (6), dan Adit (5). (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Polisi memeriksa 8 saksi kasus kebakaran di Paniai, Papua Tengah, yang menewaskan 11 orang dan merugikan Rp2 miliar. Pen...

news | 15:41 WIB

DPR RI bakal berkoordinasi dengan pemerintah merespons usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (Kades AMJ) demi efi...

news | 13:07 WIB

KPK memanggil Kepala Perum Bulog Jateng dan 37 saksi terkait dugaan korupsi bansos beras PKH Kemensos yang merugikan neg...

news | 12:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB

Menhut Raja Juli Antoni meminta petugas tak lengah meski hotspot karhutla di Ketapang turun. Kemenhut juga menyegel laha...

news | 10:15 WIB