Tudingan Prabowo Pakai Helikopter saat Kunjungi Korban Erupsi Gunung Marapi, TKN Sebut Tak Ada Unsur Kampanye

Video Prabowo Subianto yang mendarat di Posko Erupsi Marapi viral di media sosial dengan narasi negatif.

Baktora | MataMata.com
Senin, 11 Desember 2023 | 12:30 WIB
Prabowo Subianto saat mengunjungi Posko Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Instagram/@prabowo)

Prabowo Subianto saat mengunjungi Posko Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Instagram/@prabowo)

Matamata.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto sempat dikritik terhadap kedatangannya ke wilayah terdampak Erupsi Gunung Marapi, Sumatra Barat, Sabtu (9/12/2023). Ia hadir dengan helikopter yang dituding sembari melakukan kampanye.

Prabowo Subianto, memang datang ke lokasi bencana alam tersebut menggunakan helikopter milik TNI. Prabowo tak lepas dari kritikan sejumlah pengguna media sosial karena dianggap aji mumpung.

Menanggapi rumor tersebut, Komandan Bravo TKN Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono mengatakan bahwa Prabowo Subianto memiliki hak untuk menggunakan fasilitas tersebut.

"Kan Pak Prabowo sebagai Menhan, lalu berkunjung ke Posko Erupsi Merapi. Jadi wajar kalau menggunakan helikopter milik TNI, kan fasilitas untuk Menhan," ujar Budisatrio, dikutip Senin (11/12/2023).

Ia juga menegaskan, Prabowo dalam kunjungannya ke wilayah terdampak Erupsi Marapi bukan kampanye. Atributnya sebagai capres tidak digunakan ketika menemui keluarga korban erupsi Marapi.

"Ada Bupati Agam, Bupati Tanah Datar, Wali Kota Bukittinggi, Dandim Agam, Dandim Tanah Datar, Danrem, Wakapolda Sumbar termasuk Kapolresta Bukittinggi. Jadi clear kalau kunjungannya ke Posko Erupsi Marapi sebagai Menhan bukan kampanye," terang Budisatrio.

Memang dalam agenda ke Sumatera Barat, Prabowo dijadwalkan berkampanye. Meski begitu, Budisatrio mengklaim bahwa Ketum Gerindra ini melakukan kampanye usai kunjungan ke Posko Erupsi Marapi.

"Jadi Pak Prabowo melepas atribut Menhan, termasuk pin Menteri Pertahanan dan juga mobil bukan pelat dinas sampai di Padang," kata dia.

Ia cukup menyayangkan beberapa pihak yang justru memanfaatkan kondisi itu untuk menyerang capres nomor urut 2. Pasalnya kedatangan Prabowo ke Posko Erupsi Marapi dianggap berkampanye dengan menggunakan fasilitas negara.

"Jadi sekali lagi, penjelasan ini semoga bisa memberikan keterangan yang benar. Kami juga menganggap ini sebagai kritik biasa karena memang dalam kompetisi politik," terang dia.

Baca Juga: Puji Capres Ganjar Bakal Penjarakan Koruptor di Nusakambangan, Denny Siregar Sentil Prabowo: Masak Cuman Makan Siang!

Seperti diketahui, video Prabowo Subianto yang mendarat di Posko Erupsi Marapi viral di media sosial. Dalam narasinya, pengunggah menyebutkan kedatangan Prabowo disebut menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye.

Hal ini direspon banyak netizen yang justru menimbulkan debat kusir terhadap posisi Prabowo sebagai Menhan dan juga capres dalam kunjungannya ke Sumatra Barat.

Terlepas dari perdebatan tersebut, kondisi Erupsi Marapi masih tersisa mengeluarkan material di dalam gunung saat ini. Terdapat sekitar 75 orang yang menjadi korban akibat letusan gunung tersebut.

Sebanyak 23 orang dilaporkan meninggal dunia. Rata-rata, korban merupakan pendaki yang sebelum erupsi melakukan pendakian ke gunung setempat.

Jajaran BPBD dan Tim SAR menghentikan evakuasi dan pencarian korban tewas pada 6 Desember 2023 lalu. Saat ini pemerintah menutup akses pendakian gunung hingga nantinya dinyatakan aman.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

WHO memperingatkan sistem kesehatan Gaza di ambang kehancuran. Stok medis dasar habis dan 18.000 pasien menunggu evakuas...

news | 15:04 WIB

Perum Bulog dan Kementan jamin stok beras nasional aman hingga 324 hari ke depan di tengah gejolak perang Timur Tengah d...

news | 14:36 WIB

China kecam serangan AS-Israel ke Iran dan tegaskan dukungan politik bagi kedaulatan Teheran. Simak laporan lengkap evak...

news | 11:45 WIB

Situs megalit berusia 1.000 tahun di Dongi-Dongi, Poso, diduga dirusak penambang emas ilegal. Simak kronologi dan penjel...

news | 09:15 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut harga BBM subsidi berpotensi naik jika harga minyak dunia terus melonjak ...

news | 07:00 WIB

Dua kapal tanker Pertamina terjebak di Selat Hormuz akibat konflik Iran-AS. Pemerintah Indonesia intensifkan negosiasi d...

news | 15:00 WIB

BRIN kembangkan Inacell, material MCC dari limbah tandan kosong sawit untuk industri farmasi & pangan. Solusi ramah ling...

news | 14:15 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman puji hakim PN Batam yang tak vonis mati ABK pembawa 2 ton sabu, sebut hakim sudah ...

news | 13:30 WIB

Kabar baik untuk guru madrasah! Kemenag mulai cairkan TPG secara bertahap pekan ini. Simak jadwal penerbitan SKAKPT taha...

news | 12:00 WIB

Komisi Reformasi Polri siapkan rekomendasi besar untuk Presiden Prabowo, mulai dari revisi 32 regulasi internal hingga e...

news | 11:15 WIB