Wapres Gibran Pastikan MRT Fase 2A Bundaran HI-Monas Beroperasi Akhir 2027

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek MRT Fase 2A. Progres mencapai 59%, rute Bundaran HI-Monas ditargetkan beroperasi akhir 2027.

Elara | MataMata.com
Selasa, 12 Mei 2026 | 11:45 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2A Harmoni-Sawah Besar, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2A Harmoni-Sawah Besar, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 2A rute Harmoni-Sawah Besar, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan pengerjaan proyek berjalan tepat waktu agar dapat beroperasi pada akhir 2027 untuk rute Bundaran HI-Monas.

Dalam tinjauan di terowongan (tunnel) MRT tersebut, Wapres Gibran tampak mengenakan rompi APD hijau muda dan helm proyek. Ia didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat.

"Ini adalah proyek kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Secara keseluruhan tadi sudah dilaporkan Pak Dirut, progres pembangunannya sudah mencapai 59 persen. Di akhir tahun 2027, HI-Monas tersambung dan sudah beroperasi," ujar Wapres Gibran di lokasi proyek kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Gibran menjelaskan bahwa pengerjaan rute Monas-Kota saat ini terbagi dalam tiga paket kontrak, yakni Stasiun Thamrin-Monas, Harmoni-Mangga Besar, dan Glodok-Kota. Setelah rute HI-Monas beroperasi pada 2027, target berikutnya adalah penyelesaian jalur hingga Stasiun Kota pada akhir 2029.

"Nanti di akhir 2029 menyambung sampai Stasiun Kota. Jadi dari Lebak Bulus hingga Kota akan terintegrasi penuh. Ini progres yang luar biasa sekali," tambah Gibran.

Wapres juga memaparkan keberhasilan MRT Fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) yang kini telah melayani hingga 47 juta penumpang per tahun. Ia menegaskan bahwa pengembangan transportasi publik yang modern, aman, dan nyaman merupakan instruksi langsung dari Presiden.

"Transportasi publik yang modern ini adalah salah satu prioritas dari Bapak Presiden," pungkasnya.

Sebagai informasi, proyek MRT Fase 2A merupakan kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Perhubungan guna mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi di ibu kota.  (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan ribuan triliun kekayaan negara yang dicuri demi sur...

news | 18:26 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dana penyelamatan negara Rp10,27 triliun akan dialokasikan langsung untuk merenovas...

news | 18:18 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook yang diduga merugikan neg...

news | 18:15 WIB

WWF Indonesia bersama influencer ajak pemerintah, swasta, dan masyarakat kolaborasi promosikan pangan lokal guna kikis s...

news | 18:12 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperbanyak menu telur di program Makan Bergizi Gratis un...

news | 12:05 WIB

Komisi VII DPR RI meminta LPP TVRI menjaga kualitas siaran Piala Dunia 2026 demi marwah lembaga setelah absen selama 30 ...

news | 12:00 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang tuntutan kasus dugaan korupsi Chromebook Rp2,18 triliun hari ini....

news | 09:45 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan 71 persen SPPG di Sulawesi Selatan telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ...

news | 09:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima pengurus Pemuda Masjid Dunia di Istana. Indonesia bersiap jadi tuan rumah MTQ Ant...

news | 07:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Menhub Dudy Purwagandhi meninjau proyek MRT Jakarta Fase 2A. Target rute HI-Monas bero...

news | 06:00 WIB