Trump Klaim Perang AS-Israel Lawan Iran Segera Berakhir, Puji Peran Pakistan

Presiden AS Donald Trump mengklaim perang AS-Israel terhadap Iran hampir berakhir. Simak detail perundingan di Pakistan dan peluang kesepakatan damai terbaru.

Elara | MataMata.com
Rabu, 15 April 2026 | 14:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih pada 6 April 2026, di Washington DC. (ANTARA/Celal Güneş/Aadolu/pri.) (ANTARA/Celal Güneş/Aadolu/pri.)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih pada 6 April 2026, di Washington DC. (ANTARA/Celal Güneş/Aadolu/pri.) (ANTARA/Celal Güneş/Aadolu/pri.)

Matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal kuat bahwa konflik bersenjata antara AS-Israel melawan Iran akan segera berakhir. Dalam wawancara terbaru, Trump menyebut bahwa pihak lawan kini sangat berkeinginan untuk mencapai kesepakatan damai.

"Saya pikir ini hampir berakhir, ya. Maksud saya, saya melihatnya sudah sangat dekat dengan penyelesaian," ujar Trump kepada pembawa acara Fox Business, Maria Bartiromo, Rabu (15/4/2026).

Dalam cuplikan wawancara yang dibagikan melalui platform X, Trump menekankan dampak kerusakan yang dialami Iran akibat konflik tersebut. Ia mengklaim bahwa butuh waktu puluhan tahun bagi negara tersebut untuk pulih jika AS memutuskan menarik diri saat ini.

"Jika saya menarik diri sekarang pun, mereka akan butuh waktu 20 tahun untuk membangun kembali negaranya. Kita lihat saja apa yang terjadi, tapi saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan," tambah Trump.

Ketegasan Trump mengenai berakhirnya konflik ini juga dikonfirmasi oleh Bartiromo. Melalui unggahan di Instagram, Bartiromo menceritakan bahwa Trump berulang kali menggunakan bentuk lampau (past tense) saat membahas perang Iran. Ketika ditanya langsung apakah perang sudah benar-benar usai, Trump menjawab singkat, "Sudah selesai."

Meskipun Trump bernada optimistis, jalur diplomasi di lapangan masih terus diupayakan. Perundingan intensif telah digelar di Islamabad, Pakistan, sepanjang akhir pekan lalu untuk merumuskan penghentian permanen perang yang pecah sejak 28 Februari tersebut.

Walaupun kesepakatan final belum diteken, Trump menunjukkan nada positif terkait kelanjutan dialog langsung antara AS dan Iran. Ia memprediksi negosiasi susulan dapat dimulai kembali di Pakistan dalam dua hari ke depan.

Sejauh ini, Pakistan memainkan peran kunci sebagai penengah. Melalui mediasinya, gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati sejak 8 April lalu dan dilaporkan masih bertahan hingga hari ini. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK memeriksa mantan Direktur Bisnis Mikro BRI Supari terkait mekanisme lelang proyek EDC senilai Rp2,1 triliun yang did...

news | 14:15 WIB

BRIN kembangkan xanthan gum secara mandiri untuk meningkatkan efisiensi pengeboran migas dan menekan ketergantungan impo...

news | 13:00 WIB

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali targetkan kapal patroli TNI AL gunakan bahan bakar B50 untuk efisiensi BBM dan kurangi k...

news | 12:00 WIB

Pemkot Jaksel menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak di Phb Setu Babakan besok. Simak alasan mengapa ikan...

news | 11:15 WIB

China dan IMF memperingatkan ancaman krisis ekonomi global akibat blokade Selat Hormuz. Penurunan pasokan minyak 13% han...

news | 11:05 WIB

Menhut Raja Juli Antoni resmi menerbitkan Permenhut 6/2026. Aturan baru ini mempermudah masyarakat adat ikut perdagangan...

news | 10:30 WIB

Perum Bulog segera membangun tiga gudang baru di pulau terluar Natuna pada September 2026 untuk mengantisipasi kelangkaa...

news | 08:00 WIB

Wamentan Sudaryono memastikan stok pupuk subsidi nasional aman di tengah konflik Selat Hormuz. Produksi mencapai 14,5 ju...

news | 07:15 WIB

Ketum PSSI Erick Thohir bocorkan rencana kompetisi baru yang akan berjalan bersamaan dengan Super League musim 2026/2027...

news | 06:00 WIB

Polri bentuk Satgas Haji untuk berantas travel nakal dan haji ilegal. Simak strategi Polri lindungi jemaah dari penipuan...

news | 15:15 WIB