Kemenag Papua: Nilai Nyepi Jadi Perekat Kerukunan di Bumi Cenderawasih

Kakanwil Kemenag Papua Klemens Taran menyebut nilai-nilai Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai perekat kerukunan dan kedamaian di Bumi Cenderawasih.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Maret 2026 | 17:03 WIB
Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Papua, Klemens Taran (ujung kanan) saat melihat Pura yang ada di Kota Jayapura, Papua. ANTARA/HO-Kemenag Papua

Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Papua, Klemens Taran (ujung kanan) saat melihat Pura yang ada di Kota Jayapura, Papua. ANTARA/HO-Kemenag Papua

Matamata.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menegaskan bahwa nilai-nilai Hari Raya Nyepi merupakan elemen penting dalam menjaga kerukunan dan kedamaian masyarakat di Tanah Papua.

Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, menyampaikan bahwa perayaan Nyepi bukan sekadar ritual keagamaan bagi umat Hindu, melainkan momentum refleksi diri untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

“Nyepi bukan sekadar jeda dalam kesunyian, melainkan kesempatan untuk merenung dan memperbaiki kualitas hidup, baik secara spiritual maupun sosial,” ujar Klemens di Jayapura, Kamis (19/3/2026).

Melalui momentum ini, Klemens mengajak seluruh lapisan masyarakat di Papua untuk terus merawat kedamaian. Menurutnya, tema Nyepi Tahun Baru Saka 1948 menjadi pengingat bahwa upaya memperbaiki kualitas kehidupan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa Nyepi tidak hanya bermakna sebagai introspeksi pribadi, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam menjaga hubungan harmonis antarumat beragama.

“Kami mengajak semua pihak untuk terus hidup berdampingan. Ini menjadi momentum untuk bergerak bersama, menjaga persatuan, serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Lebih lanjut, Klemens berpesan kepada umat Hindu di Papua agar menjadikan Nyepi sebagai titik awal untuk membangun kebersamaan dan memperkuat nilai kemanusiaan.

"Dengan semangat tersebut, kami berharap nilai-nilai Nyepi terus menjadi fondasi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di Tanah Papua," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok hewan kurban di Jawa Timur 2026 surplus besar. Stok sapi mencapai 629....

news | 19:03 WIB

BPI Danantara mengevaluasi peluang investasi di sektor strategis guna memberikan dampak ekonomi bagi rakyat, termasuk re...

news | 19:01 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan minyak mentah Rusia segera masuk Indonesia. Komitmen 150 juta barel ini bertuju...

news | 18:57 WIB

Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pe...

news | 11:24 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut Deep Learning sebagai program prioritas untuk mencapai cita-cita pendidikan nasional d...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan Sentul. Bahas peran strategis TN...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kekayaan budaya Indonesia, seperti lukisan purba di Pulau Muna, adalah potensi eko...

news | 11:57 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandir...

news | 11:54 WIB