Bahlil Percepat Proyek Blok Masela Rp339 Triliun, Targetkan Tender EPC Tahun Ini

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mempercepat proyek Blok Masela senilai Rp339 triliun. Pemerintah targetkan tender EPC dimulai tahun ini dan tawarkan Danantara sebagai pembeli gas.

Elara | MataMata.com
Senin, 16 Maret 2026 | 08:45 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kiri) melakukan pertemuan dengan CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda (kanan) di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026). ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kiri) melakukan pertemuan dengan CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda (kanan) di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026). ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM

Matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian megaproyek gas bumi Lapangan Abadi, Blok Masela, di Maluku. Langkah ini menyusul tercapainya kesepakatan investasi raksasa senilai 20 miliar dolar AS atau setara Rp339 triliun.

Dalam pertemuan dengan CEO INPEX Corporation, Takayuki Ueda, di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026), Bahlil menekankan agar proyek di Laut Arafura tersebut segera memasuki tahap keputusan investasi akhir (Final Investment Decision/FID) dan tidak lagi mengalami penundaan.

"Kami ingin ini cepat, jangan diulur-ulur lagi. Proyek ini sudah tertunda 27 tahun. Saya pikir tahun ini kita sudah bisa masuk tender EPC (Engineering, Procurement, and Construction)," tegas Bahlil dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Bahlil menargetkan kegiatan Front End Engineering and Design (FEED) dapat dimajukan pada kuartal kedua atau selambatnya kuartal ketiga tahun 2026. Hal ini bertujuan agar proses tender EPC dapat dilakukan secara paralel guna memangkas waktu operasional.

Untuk menjamin kepastian proyek, Bahlil memberikan solusi konkret terkait penyerapan produksi gas yang mencapai 9 juta ton per tahun (MTPA). Jika hingga akhir April 2026 belum ada pembeli (buyer) serius dari luar negeri, ia menawarkan agar Danantara masuk sebagai pembeli untuk mendukung program hilirisasi nasional.

"Supaya ada kepastian buyer. Negara harus hadir bersama INPEX untuk memastikan operasi berjalan. Jadi, biar Danantara saja yang beli jika belum ada kepastian," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, CEO INPEX Takayuki Ueda menyambut positif dukungan penuh pemerintah Indonesia. Ia menyatakan bahwa jajaran INPEX memiliki komitmen serupa untuk mempercepat realisasi proyek yang telah ia kawal selama 12 tahun tersebut.

Secara administratif, proyek Blok Masela telah menunjukkan kemajuan signifikan di awal 2026. Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah terbit pada 13 Februari 2026, menyusul izin pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan pada Januari lalu.

Pemerintah optimistis Blok Masela tidak hanya akan menjadi pilar kedaulatan energi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi wilayah Indonesia bagian timur serta pusat energi hijau di masa depan. (Antara)

Baca Juga: DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB