Saudi Kedepankan Diplomasi Redakan Eskalasi di Timur Tengah, Jamin Keamanan Haji

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia menegaskan posisi Saudi yang memilih jalur diplomasi dalam konflik Timur Tengah dan menjamin keamanan jemaah haji Indonesia.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:30 WIB
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi (kedua kiri), berbicara dalam acara Buka Bersama dengan Insan Pers Indonesia, di Jakarta, Jumat malam (13/3/2026). (ANTARA/Katriana)

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi (kedua kiri), berbicara dalam acara Buka Bersama dengan Insan Pers Indonesia, di Jakarta, Jumat malam (13/3/2026). (ANTARA/Katriana)

Matamata.com - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk terus menempuh jalur diplomatik dan menahan diri demi meredakan ketegangan yang kian memanas di Timur Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi.

"Upaya-upaya diplomatik sedang dan terus dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi," ujar Dubes Faisal dalam acara buka puasa bersama insan pers di Jakarta, Jumat (13/3/2026) malam.

Dalam upaya meredakan situasi, Dubes Faisal menyatakan Saudi memilih untuk menahan diri dan tidak melakukan langkah konfrontatif. Saudi mengedepankan prinsip penyelesaian masalah secara tenang dan damai.

Ia juga menegaskan posisi tegas Saudi sejak awal konflik: tidak mengizinkan wilayah kedaulatannya dijadikan pangkalan atau jalur perlintasan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

"Kami tahu serangan awal dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dalam poin ini, Pemerintah Saudi mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel," tegasnya.

Meski demikian, Dubes Faisal menyayangkan tindakan Iran yang tetap melancarkan serangan balasan ke negara-negara Teluk, termasuk Saudi. Serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur politik penting.

Menurutnya, tindakan Iran tersebut bertolak belakang dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik, serta melanggar hukum dan prinsip internasional yang dianut masyarakat global.

Stabilisasi Harga Minyak dan Jaminan Haji Menanggapi ketidakstabilan ekonomi global akibat konflik, Dubes Faisal memastikan Saudi akan berperan aktif dalam menstabilkan harga minyak dunia.

"Kami akan berusaha menstabilkan harga karena kami menyadari perang pasti berdampak pada sektor ekonomi dan energi," tambahnya.

Terkait pelaksanaan ibadah haji, Dubes Faisal mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak khawatir. Ia memastikan seluruh persiapan berjalan lancar sesuai rencana tanpa terdampak eskalasi politik di kawasan.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Milik Bangsa, Pengusaha Batu Bara dan CPO Wajib Utamakan Kebutuhan Domestik

"Insya Allah persiapan berjalan lancar. Arab Saudi dalam keadaan aman dan tenang. Jadwal penerbangan jemaah haji akan tetap berjalan sesuai ketetapan," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB