Prabowo Ajak Perusahaan Raksasa AS General Electric Tingkatkan Investasi Alat Medis

Presiden Prabowo Subianto mengajak General Electric (GE) AS untuk tingkatkan investasi alat medis demi dukung 10 universitas kedokteran baru dan atasi kurangnya 140 ribu dokter.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Februari 2026 | 14:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan kunci saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) malam waktu setempat. ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan kunci saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) malam waktu setempat. ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto mengajak perusahaan multinasional asal Amerika Serikat (AS), General Electric (GE), untuk meningkatkan investasi di sektor produksi peralatan medis di Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai peluang kerja sama strategis seiring upaya pemerintah memperkuat sektor kesehatan nasional.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) malam waktu setempat. Prabowo menjelaskan bahwa penjajakan kerja sama ini selaras dengan pendirian 10 universitas baru berbasis STEM (science, technology, engineering, and mathematics) dan kedokteran di tanah air.

"Saya rasa terdapat peluang bagi Amerika Serikat. General Electric juga membangun peralatan medis di Indonesia dan kami berharap mereka akan meningkatkan produksi mereka," kata Prabowo dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta, Kamis (19/2).

Atasi Krisis Tenaga Medis Di hadapan para pengusaha AS, Presiden memaparkan kondisi Indonesia yang saat ini masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter. Sementara itu, kapasitas institusi pendidikan di Indonesia saat ini hanya mampu meluluskan sekitar 10 ribu dokter per tahun.

"Itu berarti butuh 14 tahun untuk menutup celah tersebut, kecuali ada upaya baru yang nyata. Itulah alasan saya menciptakan 10 universitas baru ini yang akan berbasis pada STEM dan kedokteran," tegasnya.

Sebelumnya, dalam lawatan kenegaraan ke Inggris, Presiden juga telah membangun kerangka kerja sama pendidikan serupa, mulai dari pembangunan kampus hingga pertukaran dosen. Prabowo meyakini, dengan bertambahnya jumlah kampus dan lulusan dokter, kebutuhan akan teknologi peralatan medis dari perusahaan global seperti GE akan meningkat pesat.

Komitmen Pangkas Birokrasi Guna memuluskan masuknya investasi, Presiden berkomitmen untuk terus memangkas kendala birokrasi yang selama ini dikeluhkan oleh para investor mancanegara.

"Kami akan mendukungnya. Sempat ada kendala birokrasi, namun kami menyelesaikannya dengan sangat cepat. Saya juga menerima masukan beberapa jam lalu dari beberapa korporasi yang mengeluhkan lambatnya solusi atas masalah mereka," ujar Prabowo, menekankan komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian bagi pelaku usaha. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski ada konflik Timur Tengah. Sima...

news | 15:15 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas formulasi harga BBM nonsubsidi bersama pengelola SPBU swasta menyusul lonjakan ha...

news | 14:30 WIB

Pemerintah pusat investasikan Rp3 triliun untuk pembangunan PSEL di TPA Tamangapa Makassar. Proyek aglomerasi ini bakal ...

news | 14:00 WIB

Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya National Transfer Accounts (NTA) untuk menjaga produktivitas dan meringankan be...

news | 13:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung Pawai Paskah GMIT di Kupang masuk agenda wisata rohani nasional untuk perkuat ek...

news | 12:04 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani bertemu Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir di Yogyakarta. Bahas persatuan nasional hadapi geopoliti...

news | 11:59 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengancam akan mem-blacklist pengawas TKA yang melakukan kecurangan. Ketegasan ini bertujuan me...

news | 11:15 WIB

Wamen Isyana Bagoes Oka mendorong distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan balita ditingkatkan setiap ha...

news | 10:45 WIB

Kementerian PU mulai laksanakan program P3TGAI 2026 di 12.000 lokasi seluruh Indonesia. Simak informasi rekrutmen TPM da...

news | 10:40 WIB

Kemnaker buka pendaftaran Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 tahun 2026 untuk 2.100 peserta. Simak syarat, biaya PNBP, dan...

news | 09:00 WIB