Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Belasungkawa Presiden kepada Keluarga 23 Marinir yang Gugur

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sampaikan duka cita Presiden Prabowo dan serahkan bantuan bagi keluarga 23 prajurit Marinir yang gugur akibat longsor di Cisarua.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Februari 2026 | 10:15 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat bertemu salah satu keluarga prajurit yang gugur akibat insiden longsor di Cisarua, Bandung Barat (24/1).

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat bertemu salah satu keluarga prajurit yang gugur akibat insiden longsor di Cisarua, Bandung Barat (24/1).

Matamata.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menemui keluarga 23 prajurit Marinir yang gugur akibat bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat. Pertemuan penuh haru tersebut berlangsung di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jakarta Pusat, Rabu (18/2).

Dalam kunjungan tersebut, Menhan berinteraksi langsung dengan para ahli waris untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa secara pribadi maupun atas nama pemerintah.

"Kehadiran saya di sini mewakili pemerintah, sekaligus menyampaikan salam hormat dan duka cita mendalam dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur," ujar Sjafrie dalam keterangan resmi yang diterima Kamis (19/2).

Sjafrie menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit dalam menjalankan tugas merupakan bentuk bakti tertinggi kepada negara. Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah berkomitmen memberikan penghargaan serta jaminan kesejahteraan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selain dukungan moril, Menhan secara simbolis menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertahanan kepada seluruh keluarga korban. Bantuan ini merupakan tambahan dari dukungan yang telah disalurkan sebelumnya oleh satuan masing-masing.

"Negara berkewajiban memberikan penghargaan dan jaminan bagi keluarga. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban serta membantu pemulihan mental dan ekonomi keluarga yang ditinggalkan," tambah Sjafrie.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk para prajurit yang gugur. Meski jenis bantuan secara mendetail tidak dirinci dalam siaran pers, Kemenhan memastikan hak-hak administratif dan santunan bagi keluarga prajurit akan diproses dengan cepat. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski ada konflik Timur Tengah. Sima...

news | 15:15 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas formulasi harga BBM nonsubsidi bersama pengelola SPBU swasta menyusul lonjakan ha...

news | 14:30 WIB

Pemerintah pusat investasikan Rp3 triliun untuk pembangunan PSEL di TPA Tamangapa Makassar. Proyek aglomerasi ini bakal ...

news | 14:00 WIB

Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya National Transfer Accounts (NTA) untuk menjaga produktivitas dan meringankan be...

news | 13:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung Pawai Paskah GMIT di Kupang masuk agenda wisata rohani nasional untuk perkuat ek...

news | 12:04 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani bertemu Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir di Yogyakarta. Bahas persatuan nasional hadapi geopoliti...

news | 11:59 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengancam akan mem-blacklist pengawas TKA yang melakukan kecurangan. Ketegasan ini bertujuan me...

news | 11:15 WIB

Wamen Isyana Bagoes Oka mendorong distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan balita ditingkatkan setiap ha...

news | 10:45 WIB

Kementerian PU mulai laksanakan program P3TGAI 2026 di 12.000 lokasi seluruh Indonesia. Simak informasi rekrutmen TPM da...

news | 10:40 WIB

Kemnaker buka pendaftaran Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 tahun 2026 untuk 2.100 peserta. Simak syarat, biaya PNBP, dan...

news | 09:00 WIB