Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan di Turki

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan pertemuan strategis dengan petinggi militer Turki guna membahas perluasan kerja sama di bidang pertahanan.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:30 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) dan Wakil Panglima TNI Jendera TNI Tandyo Budi Revita (paling kanan) bersama jajaran pejabat militer Turki di kompleks ASELSAN, Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026) (ANTARA/Ho-Tim Media Sjafrie Sjamsoeddin)

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) dan Wakil Panglima TNI Jendera TNI Tandyo Budi Revita (paling kanan) bersama jajaran pejabat militer Turki di kompleks ASELSAN, Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026) (ANTARA/Ho-Tim Media Sjafrie Sjamsoeddin)

Matamata.com - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan pertemuan strategis dengan petinggi militer Turki guna membahas perluasan kerja sama di bidang pertahanan.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela rangkaian kunjungan kerjanya di kompleks ASELSAN, Ankara, Jumat (9/1).

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, Menhan Sjafrie bertemu langsung dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki. Keduanya mendiskusikan berbagai poin krusial, terutama mengenai pengembangan industri militer yang lebih mendalam.

Sjafrie menegaskan bahwa Indonesia menempatkan Turki sebagai mitra strategis dalam upaya memperkuat kemandirian pertahanan nasional. Ia berharap kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan bagi kedua negara.

"Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan, peningkatan profesionalisme prajurit, serta penguatan kapasitas pertahanan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global," ujar Menhan Sjafrie.

Selain melakukan pembicaraan tingkat tinggi, Menhan Sjafrie beserta jajaran delegasi RI meninjau langsung fasilitas industri pertahanan Turki di ASELSAN. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memetakan kapabilitas serta perkembangan teknologi pertahanan terkini yang dimiliki Turki.

ASELSAN sendiri merupakan perusahaan pertahanan elektronik terbesar di Turki yang memproduksi berbagai perangkat militer canggih, mulai dari sistem komunikasi, radar, hingga sistem senjata kendali jarak jauh.

Melalui kunjungan ini, Sjafrie optimis hubungan militer Indonesia dan Turki akan semakin solid. Harapannya, tercipta kerja sama industri pertahanan yang lebih konkret dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak di masa depan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia strategis untuk mendorong gencatan senjat...

news | 14:35 WIB

Menteri Investasi Rosan Roeslani optimistis realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp497 triliun. Sektor hilirisas...

news | 14:32 WIB

Pemerintah kaji penebalan bansos 2026 sebagai stimulus ekonomi. Mensos Saifullah Yusuf pastikan bansos reguler Tahap II ...

news | 14:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu pemotongan dana desa oleh pemerintah pusat. Simak penjelasan lengkap menge...

news | 13:30 WIB

BRIN kembangkan rangkaian teknologi mesin pengolahan gula semut dari nira sorgum yang lebih efisien dan higienis untuk s...

news | 12:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terbang ke Moskow untuk menemui Vladimir Putin guna b...

news | 11:15 WIB

Otorita IKN menegaskan tidak ada rekrutmen pegawai saat ini. Simak kanal resmi dan nomor hotline pengaduan untuk menghin...

news | 10:15 WIB

Mendag Budi Santoso melaporkan transaksi Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 tembus Rp184,02 triliun, melampaui tar...

news | 08:15 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan siap mencapai kesepakatan adil dengan AS demi perdamaian Timur Tengah, namun ...

news | 07:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Moskow untuk bertemu empat mata dengan Vladimir Putin. Bahas ketahanan energi, pas...

news | 06:00 WIB