Pecah Rekor! Stok Bulog Terbesar dalam Sejarah, Prabowo Umumkan RI Tak Lagi Impor Beras

Presiden Prabowo umumkan Indonesia berhasil swasembada beras sepanjang 2025 dan berhenti impor. Simak detail pencapaian cadangan beras terbesar dalam sejarah RI.

Elara | MataMata.com
Rabu, 07 Januari 2026 | 11:15 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi selepas retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam. (ANTARA/Fathur Rochman)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi selepas retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam. (ANTARA/Fathur Rochman)

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan panen raya sekaligus mengumumkan pencapaian swasembada beras nasional di Karawang, Jawa Barat, hari ini, Rabu (7/1/2026). Momentum ini menjadi penegasan resmi bahwa Indonesia berhasil menghentikan impor beras sepanjang tahun 2025.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti swasembada karbohidrat nasional yang solid.

"Kita telah berhasil dalam satu tahun ini mencapai swasembada beras. Artinya, sepanjang 2025 kita sudah tidak impor beras lagi," ujar Prasetyo di Hambalang, Selasa (6/1/2026) malam.

Prasetyo menambahkan, saat ini cadangan beras di gudang Bulog tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Meski demikian, pemerintah tetap waspada terhadap risiko penurunan produksi akibat dinamika cuaca dan iklim.

Untuk menjaga keberlanjutan produksi, pemerintah fokus pada ketersediaan pupuk, perbaikan irigasi, intensifikasi lahan, hingga pengembangan benih unggul.

"Harapan kita ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Kita tidak boleh berpuas diri meski cadangan beras di tangan pemerintah saat ini adalah yang terbesar dalam sejarah," tegasnya.

Pencapaian swasembada beras ini menjadi pijakan awal menuju swasembada pangan menyeluruh. Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajaran menteri untuk segera mengejar kedaulatan komoditas strategis lainnya, seperti jagung, bawang, hingga sumber protein.

Di sektor perikanan, pemerintah mempercepat pembangunan kampung nelayan dan pengadaan sekitar 1.582 kapal tangkap ikan. Pengembangan budidaya ikan darat juga digenjot untuk menyuplai kebutuhan protein Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional.

"Targetnya pada Mei nanti, Program Makan Bergizi Gratis sudah bisa menjangkau 82 juta penerima. Karena itu, swasembada protein, termasuk kebutuhan telur, harus berjalan beriringan," pungkas Prasetyo. (Antara)

Baca Juga: Kejar Target Maret, Prabowo Minta 18 Proyek Hilirisasi Senilai Rp600 Triliun Segera Eksekusi!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB