Prabowo: Akses Desa Terisolir di Tapanuli Selatan Mulai Terbuka

Presiden Prabowo Subianto menyatakan penanganan desa-desa yang sempat terisolir akibat bencana di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menunjukkan perkembangan signifikan.

Elara | MataMata.com
Kamis, 01 Januari 2026 | 09:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan di Posko Pengungsian Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12) malam menjelang pergantian tahun. ANTARA/Fathur Rochman

Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan di Posko Pengungsian Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12) malam menjelang pergantian tahun. ANTARA/Fathur Rochman

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan penanganan desa-desa yang sempat terisolir akibat bencana di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menunjukkan perkembangan signifikan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat mengunjungi Posko Pengungsian Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (31/12) malam.

Presiden mengungkapkan bahwa percepatan penanganan lintas kementerian dan lembaga telah berhasil membuka sejumlah akses yang sebelumnya terputus.

"Saya bersyukur dalam 1 bulan ini, walaupun masih banyak tantangan tapi cukup banyak kemajuan dan keberhasilan kita," ujar Presiden Prabowo.

Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini sudah tidak ada lagi desa yang terisolir di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara umum, akses transportasi di wilayah Sumatera Utara juga dilaporkan membaik secara signifikan.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melaporkan bahwa dari puluhan desa yang sebelumnya terputus, kini hanya tersisa lima desa yang masih membutuhkan penanganan lanjutan. Pemerintah menargetkan pembukaan akses ke desa-desa tersebut dapat segera diselesaikan.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga meninjau langsung pembangunan jembatan darurat sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur. Ia mengapresiasi kinerja tim di lapangan yang mampu menyelesaikan pembangunan lebih cepat dari target waktu normal.

"Tadi gubernur melaporkan awalnya dari sekian puluh desa tinggal, lima desa yang masih terputus kemudian. Saya dapat laporan, saya tadi periksa jembatan yang tadi dibangun, juga dibangun dalam waktu yang cukup singkat, biasanya butuh waktu 3 minggu sampai 1 bulan, ini berhasil dilaksanakan 10 hari," kata Presiden.

Keberhasilan ini, menurut Presiden, merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), BNPB, TNI/Polri, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap fokus bekerja membantu rakyat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana. (Antara)

Baca Juga: Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB