Menhut Tegaskan Komitmen Perlindungan Satwa Endemik dan Kelestarian Habitat Orang Utan

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia, khususnya orang utan, beserta keberlanjutan habitat alaminya. Langkah ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi antarlembag

Elara | MataMata.com
Senin, 29 Desember 2025 | 09:00 WIB
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di sela pelepasliaran dua individu orangutan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sabtu (27/12/2025). (ANTARA/HO-Kemenhut RI)

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di sela pelepasliaran dua individu orangutan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sabtu (27/12/2025). (ANTARA/HO-Kemenhut RI)

Matamata.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia, khususnya orang utan, beserta keberlanjutan habitat alaminya. Langkah ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi antarlembaga dan aksi nyata di lapangan.

“Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga konservasi, pemerintah daerah, maupun masyarakat, guna memastikan upaya perlindungan orangutan dan ekosistem hutan Indonesia berjalan secara berkelanjutan,” ujar Menhut dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (29/12).

Pelepasliaran di Tanjung Puting Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Kemenhut baru saja melakukan pelepasliaran dua individu orang utan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Kedua primata tersebut adalah Douglas Soledo (jantan, 17 tahun) dan Robina (betina, 25 tahun).

Keduanya telah menjalani proses rehabilitasi panjang hingga dinyatakan siap kembali ke alam liar.

“Saya melakukan pelepasliaran dua individu. Itulah rumah mereka, rimba raya. Kita jaga habitat orangutan supaya nanti anak cucu kita masih bisa bersama orangutan,” kata Raja Antoni.

Menhut menekankan bahwa upaya ini bukan sekadar memulangkan satwa, melainkan juga menuntut tanggung jawab kolektif untuk menjaga hutan dari ancaman perambahan serta perusakan habitat.

Apresiasi Dedikasi Konservasi Dalam rangkaian kunjungannya, Menhut juga meninjau Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ) di Desa Pasir Panjang yang dikelola oleh Orangutan Foundation International (OFI).

Fasilitas ini merawat sekitar 320 anak orang utan yatim dan berfungsi sebagai pusat rehabilitasi fisik maupun mental sebelum satwa dilepasliarkan.

Menhut memberikan apresiasi tinggi kepada pendiri OFI, Dr. Birute Mary Galdikas, yang telah mendedikasikan diri selama 50 tahun dalam penyelamatan orang utan di Indonesia melalui kerja sama dengan BKSDA dan Balai Taman Nasional Tanjung Puting.

“Bu Birute setahun yang lalu ketemu saya di kantor. Ini hasil karya beliau bersama teman-teman di balai, luar biasa. Spirit beliau selama 50 tahun ini perlu kita pertahankan untuk menjaga orangutan dan habitatnya,” tutur Menhut.

Baca Juga: Pemkot Mataram Bangun Kampung Nelayan Merah Putih Terintegrasi di Bintaro

OFI sendiri merupakan lembaga konservasi internasional yang berdiri sejak 1986 dan telah bekerja sama erat dengan pemerintah Indonesia serta aparat penegak hukum dalam perlindungan habitat satwa. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Kemenag segera bentuk Ditjen Pesantren untuk kelola 42 ribu lembaga secara mandiri. Simak progres Perpres dan manfaatnya...

news | 16:00 WIB

Anggota DPR Amelia Anggraini minta Kemenlu petakan WNI di Meksiko dan siapkan jalur evakuasi usai kerusuhan pecah akibat...

news | 14:36 WIB

Baznas RI menetapkan nisab zakat penghasilan 2026 sebesar Rp7.640.144 per bulan. Simak aturan terbaru dan perhitungannya...

news | 14:25 WIB

Menaker Yassierli targetkan Magang Nasional 2026 menjangkau seluruh provinsi. Cek info pemerataan magang di luar Jawa da...

news | 13:00 WIB

Menko AHY ingatkan risiko ekspansi data center terhadap pasokan air. Retno Marsudi ungkap pusat data butuh jutaan liter ...

news | 12:00 WIB

Momen hangat Presiden Prabowo Subianto menyapa diaspora dan mahasiswa Indonesia di Amman, Yordania. Disambut anak-anak b...

news | 11:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto tiba di Amman, Yordania, disambut Putra Mahkota Pangeran Hussein. Simak agenda pertemuan bilat...

news | 10:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sepakat dengan DPR untuk menunda impor 105.000 pikap India demi mendukung industri dalam neg...

news | 08:15 WIB

King Nassar bersiap gelar konser tunggal 2026. Mulai dari rutin jalan kaki, target turun berat badan 10 kg, hingga siapk...

news | 07:15 WIB

ICW mendesak KPK mengawasi 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Diduga ada potensi konflik kepentingan da...

news | 06:15 WIB