Menteri LH: Sampah Adalah Masalah yang Perlu Ditangani, Bukan Berkah

Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah bahwa sampah merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan nyata, terutama menjelang lonjakan t

Elara | MataMata.com
Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:15 WIB
Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq (ujung kanan) ketika meninjau pengelolaan sampah di TPA Tanjungrejo Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/12/2025) ANTARA/HO-KLH

Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq (ujung kanan) ketika meninjau pengelolaan sampah di TPA Tanjungrejo Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/12/2025) ANTARA/HO-KLH

Matamata.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah bahwa sampah merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan nyata, terutama menjelang lonjakan timbulan sampah pada libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

"Kita harus merefleksi diri kita masing-masing bahwa sampah itu bukan berkah, tetapi masalah. Karena itu, semua pihak harus berpartisipasi aktif untuk mengurangi sampah, melakukan pemilahan, dan mengelolanya dengan cara-cara yang ramah terhadap lingkungan," ujar Hanif Faisol Nurofiq dalam keterangannya, Sabtu (27/12).

Berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi, pergerakan masyarakat selama periode akhir tahun ini diprediksi mencapai 119,5 juta orang atau sekitar 42,01 persen dari total populasi Indonesia.

Angka ini meningkat 2,71 persen dibandingkan tahun lalu, dengan potensi tambahan timbulan sampah mencapai 59.000 ton dalam kurun waktu dua pekan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hanif usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPA Tanjungrejo Kudus serta Stasiun Tegal dan Cirebon pada Jumat (26/12). Dalam tinjauan tersebut, ia menyoroti fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Kudus yang belum beroperasi maksimal.

Menurut Hanif, teknologi pengolahan sampah seperti RDF merupakan solusi masa depan yang implementasinya tidak boleh ditunda. Ia menekankan bahwa pengelolaan di hilir harus bertransformasi menjadi proses yang memiliki nilai tambah dan ramah lingkungan, bukan sekadar tumpukan residu.

Di sisi lain, Menteri LH menyayangkan target nasional pengelolaan sampah sebesar 52 persen di tahun 2025 yang hingga kini belum terpenuhi sepenuhnya. Menanggapi kondisi tersebut, kementerian bersiap mengambil langkah tegas terhadap pemerintah daerah yang dinilai abai.

Ketegasan ini merujuk pada mandat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Pemerintah pusat akan memberlakukan sanksi bagi daerah yang tidak memprioritaskan anggaran dan teknologi pengelolaan sampah.

"Sampah ini jangan menjadi masalah yang berlarut-larut. Ke depan, kami akan memberikan sanksi administrasi berupa paksaan pemerintah kepada daerah-daerah yang pengelolaan sampahnya belum maksimal dan berada di luar ambang batas yang telah ditetapkan," tegas Hanif. (Antara)

Baca Juga: Pemprov NTB Alihkan Kendaraan Dinas ke Sewa Mobil Listrik Mulai 1 Januari 2026

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

TNI AL gelar latihan Operasi Pertahanan Pantai di Sungailiat, Bangka Belitung. Libatkan 9 KRI, 7 pesawat, dan 1.443 pers...

news | 12:43 WIB

GP Ansor lakukan panen padi organik dan tanam 3.000 bibit kelapa di Blora untuk dukung ketahanan pangan nasional dan pro...

news | 12:36 WIB

Pertamina menambah 1,09 juta tabung LPG 3 kg di Jawa Timur untuk menjamin stok selama libur Imlek dan jelang Ramadan 144...

news | 11:15 WIB

Anggota DPR Abdullah meluruskan pernyataan Jokowi soal revisi UU KPK. Sesuai Pasal 20 UUD 1945, UU KPK 2019 adalah hasil...

news | 09:15 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membagikan 290 paket sembako bagi ojol dan marbot di Surabaya guna meringankan b...

news | 07:00 WIB

Dubes Iran Mohammad Boroujerdi menyatakan kesiapan perusahaan Iran mendukung visi Astacita Presiden Prabowo, khususnya d...

news | 18:15 WIB

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) memperingatkan kader dan pejabat PAN agar tidak sombong dan rajin turun ke rakyat...

news | 17:51 WIB

Presiden Prabowo peringatkan pengganggu kemajuan Indonesia: "We are not stupid!". Presiden ungkap bukti keberhasilan swa...

news | 11:45 WIB

Menbud Fadli Zon menyebut Imlek Festival 2026 di Lapangan Banteng sebagai simbol akulturasi. Simak jadwal dan rangkaian ...

news | 10:30 WIB

Presiden Prabowo peringatkan aparat penegak hukum agar tidak menggunakan hukum untuk menjatuhkan lawan politik. Simak ko...

news | 09:30 WIB