Kadin Minta Pemerintah Perketat Impor Ilegal untuk Selamatkan Industri Tekstil

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pemerintah agar memperkuat pengawasan terhadap aktivitas impor pakaian bekas atau thrifting ilegal yang dinilai semakin mengancam industri tekstil nasional.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 29 November 2025 | 07:00 WIB
Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia Saleh Husin dalam Forum Komunikasi Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia Menjelang Rapimnas Kadin di Jakarta, Jumat (28/11/2025) ANTARA/Bayu Saputra

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia Saleh Husin dalam Forum Komunikasi Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia Menjelang Rapimnas Kadin di Jakarta, Jumat (28/11/2025) ANTARA/Bayu Saputra

Matamata.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pemerintah agar memperkuat pengawasan terhadap aktivitas impor pakaian bekas atau thrifting ilegal yang dinilai semakin mengancam industri tekstil nasional.

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia, Saleh Husin, menyatakan maraknya peredaran pakaian bekas ilegal tidak hanya merugikan pelaku usaha dalam negeri, tetapi juga membahayakan kelangsungan UMKM serta lapangan kerja di sektor tekstil.

“Pakaian bekas yang beredar secara ilegal tentu ini kan sangat memukul industri kita di dalam negeri, terutama para UMKM yang ada di berbagai daerah,” ujar Saleh dalam Forum Komunikasi Anggota Luar Biasa Kadin Menjelang Rapimnas di Jakarta, Jumat malam.

Saleh menegaskan, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan terutama pada jalur masuk barang impor, baik melalui pelabuhan resmi maupun pelabuhan ilegal yang kerap menjadi pintu distribusi pakaian bekas.

Ia menilai penindakan harus memberikan efek jera, agar pelaku usaha tekstil lokal tidak kalah bersaing hingga terancam gulung tikar akibat serbuan barang bekas impor.

Menurutnya, persoalan ini bukan hanya soal perdagangan, tetapi juga berkaitan erat dengan keberlangsungan tenaga kerja, khususnya pada industri konveksi dan kerajinan seperti batik yang menyerap banyak pekerja.

“Ini kan juga menyerap tenaga kerja. Di samping itu, juga bagaimana kita dapat meningkatkan produktivitas industri kita,” tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang thrifting mendatangi DPR RI untuk meminta usaha mereka dilegalkan. Dalam pertemuan bersama Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI pada Rabu (19/11), mereka berargumen bahwa thrifting seharusnya dianggap bagian dari UMKM dengan pasar yang berbeda, sehingga dinilai tidak tepat jika dikatakan melemahkan usaha kecil lokal.

Saleh menanggapi bahwa pemerintah memang perlu mendengar aspirasi semua pihak, termasuk pedagang thrifting. Namun, ia menegaskan kebijakan tetap harus memprioritaskan keberlangsungan industri tekstil lokal.

Sebagai langkah antisipasi, Kadin sebelumnya telah mengusulkan pembatasan jalur masuk produk tekstil impor. Produk tekstil dan pakaian jadi tidak diperbolehkan langsung masuk ke pelabuhan di Jawa, tetapi melalui pelabuhan di luar Pulau Jawa sebelum didistribusikan.

Baca Juga: Jadi Pocong di Film 'Riba', Fanny Ghassani Merasa Tak Berdaya

“Kami pernah mengusulkan agar kita terutama produk tekstil, TPT itu tidak boleh masuk langsung ke pelabuhan di Pulau Jawa. Sebaiknya masuk ke pelabuhan di luar Pulau Jawa. Misalnya, di Bitung, atau di mana, baru boleh masuk ke Pulau Jawa,” kata Saleh.

Ia menambahkan, meski usulan tersebut sudah beberapa kali dibahas dalam rapat tingkat kabinet, implementasinya hingga kini masih belum terealisasi.

“Beberapa kali kami dari Kadin Indonesia menyampaikan hal ini. Ya tentu ini juga beberapa kali saya tahu memang dibahas di tingkat kabinet, tetapi pelaksanaannya sampai sekarang belum,” tambahnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto adalah mandat ra...

news | 11:17 WIB

Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan Eropa dan AS siap duduk satu meja dengan Rusia untuk negosiasi damai Ukraina. ...

news | 09:17 WIB

Ukraina mengklaim serangan militernya ke 16 kilang minyak berhasil memangkas produksi minyak Rusia ke level terendah tah...

news | 08:00 WIB

Kemnaker mengimbau peserta MagangHub Batch III Angkatan I segera melengkapi syarat administrasi sebelum 18 Juni 2026 dem...

news | 07:00 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah upaya pemenuhan hak dasar warga, bukan p...

news | 14:32 WIB

BPP HIPMI siap menjadi jembatan investasi dan transfer teknologi antara pengusaha muda Indonesia dengan Jerman menyusul ...

news | 10:55 WIB

China mendukung penuh kesepakatan damai tahap pertama antara AS dan Iran yang berujung pada pembukaan kembali Selat Horm...

news | 10:00 WIB

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono membantah kabur saat dialog di UGM berakhir ricuh. Ia mengaku sempat dilempar botol hi...

news | 09:15 WIB

Ketua MK Suhartoyo menegaskan putusan gugatan dana pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis target rampung Juli 202...

news | 08:30 WIB

Pemerintah tetapkan pagu indikatif Kementerian ESDM tahun anggaran 2027 sebesar Rp27,33 triliun. Simak rincian alokasi p...

news | 07:00 WIB