PBB Minta Kapal Tanker yang Diduga Disita Iran Segera Dibebaskan

PBB menyatakan harapan agar kapal tanker minyak yang diduga disita Iran dapat segera dilepaskan, sebagaimana disampaikan Juru Bicara PBB Stephane Dujarric pada Jumat (15/11).

Elara | MataMata.com
Minggu, 16 November 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi Selat Hormuz. (ANTARA/Anadolu/py)

Ilustrasi Selat Hormuz. (ANTARA/Anadolu/py)

Matamata.com - PBB menyatakan harapan agar kapal tanker minyak yang diduga disita Iran dapat segera dilepaskan, sebagaimana disampaikan Juru Bicara PBB Stephane Dujarric pada Jumat (15/11).

Dalam keterangan pers di Markas Besar PBB, New York, Dujarric mengatakan, “Kami berharap kapal tersebut dilepaskan secepat mungkin.”

Sebelumnya pada Jumat, sejumlah media yang mengutip pejabat pertahanan Amerika Serikat melaporkan bahwa Iran diduga mengambil alih sebuah kapal tanker minyak saat melintas di Selat Hormuz.

Kapal berbendera Kepulauan Marshall itu dilaporkan dialihkan ke perairan Iran, menjadi insiden pertama dalam beberapa bulan terakhir.

Kapal tanker bernama Talara diketahui sedang dalam perjalanan menuju Singapura setelah bertolak dari Pelabuhan Ajman, Uni Emirat Arab (UEA). Hingga saat ini, Iran belum mengonfirmasi dugaan penyitaan tersebut.

Di sisi lain, Komando Pasukan Angkatan Laut AS di Pusat (US Naval Forces Central Command/CENTCOM) menyebut Armada Kelima AS tengah memantau perkembangan situasi terkait laporan penyitaan kapal tersebut.

Insiden ini kembali memicu ketegangan di kawasan strategis Selat Hormuz, salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB