Wapres Gibran Tinjau Pasar Mardika Ambon, Tekankan Pentingnya Perbaikan Rantai Pasokan Pangan

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Pasar Mardika Ambon, Maluku, pada Selasa (15/10) sore untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pokok. Kehadiran Wapres disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati area pasar.

Elara | MataMata.com
Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:15 WIB
Wapres RI Gibran Rakabuming Raka saat meninjau Pasar Mardika Ambon, disambut meriah ribuan warga, di Ambon, Selasa. (ANTARA/Winda Herman)

Wapres RI Gibran Rakabuming Raka saat meninjau Pasar Mardika Ambon, disambut meriah ribuan warga, di Ambon, Selasa. (ANTARA/Winda Herman)

Matamata.com - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Pasar Mardika Ambon, Maluku, pada Selasa (15/10) sore untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pokok. Kehadiran Wapres disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati area pasar.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak rombongan Wapres tiba hingga meninjau beberapa titik di kawasan pasar. Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi Gubernur Maluku, Wali Kota Ambon, Kapolda Maluku, dan Pangdam XVI/Pattimura. Rombongan meninjau harga komoditas di Gedung Pasar Mardika hingga Pasar Ikan Arumbae.

“Paling tidak beliau mengecek harga, dan memang harga kebutuhan pokok di Kota Ambon agak meningkat. Cabai, bawang merah dan putih, kemudian juga yang lain. Beliau menyampaikan bahwa yang harus kita lakukan adalah memperbaiki mata rantai pasokan,” kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di Ambon.

Gibran juga berdialog langsung dengan para pedagang mengenai kenaikan harga cabai, bawang merah, dan bawang putih. Menurut Wali Kota, sebagian besar kebutuhan pokok di Ambon masih dipasok dari luar daerah. Karena itu, Wapres menekankan pentingnya memperkuat rantai pasokan agar harga tetap stabil.

Selain meninjau harga, Gibran berharap para pedagang dapat berjualan tertib di dalam gedung utama pasar, terutama di lantai dua yang selama ini dikeluhkan sepi pengunjung.

Menjelang akhir kunjungan, suasana haru menyelimuti pasar ketika para pedagang dan warga secara spontan menyanyikan lagu “Gandong e” sebagai bentuk penghormatan kepada Wapres Gibran. Lagu itu menggema di seluruh area pasar, menutup kunjungan dengan nuansa hangat dan penuh keakraban.

Sebelumnya, Wapres juga meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Waai di Kabupaten Maluku Tengah untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan energi di kawasan timur Indonesia. PLTMG Waai merupakan salah satu objek vital nasional yang berperan penting dalam pasokan listrik bagi masyarakat Maluku.

Usai dari Ambon, Gibran dijadwalkan melanjutkan agenda ke RSUD AG Renuat Maren di Kota Tual serta Pasar Langgur di Kabupaten Maluku Tenggara pada Rabu (15/10). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman panggil 41 pemain untuk FIFA Series 2026 di Jakarta. Cek daftar lengkap pemain dan...

news | 07:15 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait resmi memperpanjang tenor cicilan rumah subsidi menjadi 30 tahun. Simak skema terbaru untuk ...

news | 06:02 WIB

Korea Youth Summit 2026 menetapkan pemenang resmi melalui keputusan final, menegaskan capaian pemuda dunia dalam inovasi...

news | 18:26 WIB

Korea Youth Summit 2026 di Seoul menjadi ajang internasional yang memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan global ...

news | 18:10 WIB

WHO memperingatkan sistem kesehatan Gaza di ambang kehancuran. Stok medis dasar habis dan 18.000 pasien menunggu evakuas...

news | 15:04 WIB

Perum Bulog dan Kementan jamin stok beras nasional aman hingga 324 hari ke depan di tengah gejolak perang Timur Tengah d...

news | 14:36 WIB

China kecam serangan AS-Israel ke Iran dan tegaskan dukungan politik bagi kedaulatan Teheran. Simak laporan lengkap evak...

news | 11:45 WIB

Situs megalit berusia 1.000 tahun di Dongi-Dongi, Poso, diduga dirusak penambang emas ilegal. Simak kronologi dan penjel...

news | 09:15 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut harga BBM subsidi berpotensi naik jika harga minyak dunia terus melonjak ...

news | 07:00 WIB

Dua kapal tanker Pertamina terjebak di Selat Hormuz akibat konflik Iran-AS. Pemerintah Indonesia intensifkan negosiasi d...

news | 15:00 WIB