Menkeu Siapkan Rp200 Triliun di BI untuk Pacu Ekonomi Nasional

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) guna memperkuat kinerja perekonomian yang dinilai tengah melambat.

Elara | MataMata.com
Rabu, 10 September 2025 | 18:59 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara cegat usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Rabu (10/9/2025). ANTARA/Imamatul Silfia

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara cegat usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Rabu (10/9/2025). ANTARA/Imamatul Silfia

Matamata.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) guna memperkuat kinerja perekonomian yang dinilai tengah melambat.

“Saya lihat sistem finansial kita agak kering, makanya ekonomi melambat. Dua tahun terakhir orang susah cari kerja dan lain-lain karena ada kesalahan kebijakan, baik moneter maupun fiskal. Saya lihat Kementerian Keuangan bisa berperan di situ,” ujar Purbaya usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu.

Menurut Purbaya, faktor utama yang menahan laju pertumbuhan ekonomi adalah lambatnya realisasi belanja pemerintah sehingga sistem keuangan menjadi kurang likuid.

“Pemerintah rajin menarik pajak, lalu masuk ke bank sentral. Kalau dibelanjakan lagi nggak apa-apa, tapi ini kan nggak,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemenkeu berencana memanfaatkan dana pemerintah di BI sebagai instrumen untuk memperbaiki mesin moneter dan fiskal.

Dari sisi moneter, dana tersebut akan digunakan untuk menyuntik likuiditas perbankan. Dengan begitu, bank akan terdorong menyalurkan dana agar tidak terbebani biaya dana (cost of fund) dan sekaligus mencari imbal hasil yang lebih tinggi.

“Jadi, saya memaksa mekanisme pasar berjalan dengan memberi ‘senjata’ ke mereka. Memaksa perbankan berpikir lebih keras untuk mendapatkan return yang lebih tinggi,” jelasnya.

Purbaya menambahkan, pemerintah tidak bisa mengontrol seluruh pelaku ekonomi, melainkan menciptakan situasi yang kondusif agar mereka dapat berkembang secara alami.

Sementara dari sisi fiskal, ia berkomitmen mempercepat realisasi belanja pemerintah melalui peninjauan program di kementerian/lembaga. Jika terdapat hambatan dalam pelaksanaan, ia siap turun tangan langsung.

Dengan strategi tersebut, Purbaya optimistis mesin moneter dan fiskal dapat berjalan optimal secara bersamaan. Bila berhasil, langkah itu akan diteruskan hingga memberi dampak signifikan terhadap sistem keuangan. Ia juga memastikan koordinasi dengan BI untuk merealisasikan strategi ini. (Antara)

Baca Juga: Wapres Gibran: Reshuffle Kabinet Sudah Dihitung Matang oleh Presiden Prabowo

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wamenkop Farida Farichah mendorong koperasi pesantren di Medan jadi pusat distribusi produk lokal dan pasok kebutuhan pr...

news | 12:00 WIB

BGN Kaltim kebut pembangunan 372 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meratakan distribusi Makan Bergizi Gratis ...

news | 11:15 WIB

PBB berharap pembukaan kembali penyeberangan Rafah pada 1 Februari 2026 mencakup pengiriman kargo bantuan kemanusiaan un...

news | 10:30 WIB

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf pastikan petugas haji daerah maksimal pejabat eselon IV. Simak aturan baru dan persiap...

news | 09:15 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, meninjau langsung infrastr...

news | 08:15 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersikukuh mempertimbangkan opsi serangan militer terhadap Iran....

news | 07:00 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak ingatkan petugas haji untuk fokus melayani dan tidak "nebeng" berhaji. Simak ketegasan...

news | 15:30 WIB

Banggar DPR desak OJK penuhi standar transparansi MSCI setelah IHSG anjlok hingga 8,5%. OJK ajukan proposal buka data ke...

news | 14:30 WIB

Menko Airlangga Hartarto merespons pengunduran diri Iman Rachman dari Dirut BEI. Iman mundur sebagai bentuk tanggung jaw...

news | 13:35 WIB

Wapres Gibran Rakabuming kunjungi Aceh Tamiang hari ini untuk tinjau pemulihan pascabencana banjir bandang, mulai dari s...

news | 12:30 WIB