Erick Thohir Pastikan PSSI Patuh Aturan Hak Cipta di Laga Timnas

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berkoordinasi mengenai perlindungan hak cipta, khususnya dalam penggunaan lagu pada pertandingan tim nasional Indonesia.

Elara | MataMata.com
Senin, 18 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Pemain bola Jordi Amat bersama Menteri BUMN Erick Thohir ikut naik dalam truk Karnval Kemerdekaan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam kegiatan memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, di Jakarta, Minggu (17/8/2025). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Pemain bola Jordi Amat bersama Menteri BUMN Erick Thohir ikut naik dalam truk Karnval Kemerdekaan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam kegiatan memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, di Jakarta, Minggu (17/8/2025). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Matamata.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berkoordinasi mengenai perlindungan hak cipta, khususnya dalam penggunaan lagu pada pertandingan tim nasional Indonesia.

Erick menegaskan komitmen federasi sepak bola untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait hak cipta.

“Dalam bernegara, semua ada aturannya. Saat berdiskusi dengan Menteri Hukum, saya tegaskan PSSI mendukung penuh kebijakan pemerintah. Beliau juga menyampaikan bahwa lagu-lagu kebangsaan jelas sudah menjadi domain publik, sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi,” ujarnya di Jakarta, Senin (18/8).

Menurut Erick, koordinasi ini penting agar sepak bola nasional tetap berjalan sesuai regulasi sekaligus menghargai karya para musisi. Ia mencontohkan saat PSSI berkolaborasi dengan God Bless untuk membawakan lagu Rumah Kita.

“Itu semua dilakukan dengan proses yang jelas. Kami libatkan langsung pemilik karya, karena saya percaya, para pencipta lagu harus mendapatkan apresiasi yang layak,” katanya.

Selain itu, Erick menyampaikan rencana PSSI bersama Menteri Hukum untuk menemui keluarga almarhumah Ibu Sud, pencipta lagu Tanah Airku, yang kerap dinyanyikan suporter maupun pemain timnas.

“Insyaallah beberapa saat ke depan kami bersama Menteri Hukum akan menemui keluarga Ibu Sud. Kami ingin memberikan penghormatan atas karya beliau yang begitu abadi, sekaligus mengingatkan bahwa para pahlawan pencipta lagu juga punya kontribusi besar yang tidak boleh dilupakan,” ungkapnya.

Erick menilai penggunaan lagu kebangsaan maupun lagu perjuangan di stadion tidak hanya menghadirkan euforia, tetapi juga memperkuat rasa persatuan bangsa. Namun, jika melibatkan lagu komersial, PSSI tetap akan mematuhi aturan hak cipta.

“Ketika pemain menyanyikan Tanah Airku di lapangan, euforianya luar biasa, bahkan ada yang sampai meneteskan air mata. Lagu-lagu seperti ini bukan sekadar hiburan, melainkan menjadi pemersatu bangsa. Oleh karena itu, mekanisme penggunaannya harus kami jalani secara benar dan proporsional,” tutur Erick. (Antara)

Baca Juga: Surya Paloh Pimpin Penghormatan Terakhir untuk IGK Manila di Akademi Bela Negara

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tegaskan tolak wacana Pilkada lewat DPRD. Sebut hal tersebut langgar Putusan MK d...

news | 09:22 WIB

Pemerintah tetapkan margin fee Bulog 7 persen untuk perkuat distribusi pangan dan kebijakan beras satu harga. Simak penj...

news | 09:15 WIB

KKP percepat pembangunan 35 Kampung Nelayan Merah Putih. Target tuntas Januari 2026 untuk pasok protein ikan program Mak...

news | 08:30 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% sebagai sejarah baru. Simak skema efis...

news | 07:00 WIB

Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, ...

news | 16:54 WIB

Presiden Prabowo resmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalsel. Dinsos ungkap kehadiran Presiden percepat pembangunan du...

news | 16:45 WIB

PAAI desak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tinjau ulang aturan pajak agen asuransi dalam PMK 168/2023 & PMK 81/2024 demi kea...

news | 15:30 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim hadapi putusan sela kasus dugaan korupsi Chromebook Rp2,18 triliun di PN Jakarta P...

news | 13:15 WIB

Rupiah berpotensi menguat hari ini seiring jatuhnya indeks Dolar AS akibat penyelidikan kriminal terhadap Jerome Powell ...

news | 12:15 WIB

Satgas Nasional tinjau lokasi hilirisasi industri ayam terintegrasi di Gorontalo Utara. Pabrik pakan dan RPHU siap diban...

news | 11:15 WIB