Pameran Seni Turki di Jakarta Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

Kedutaan Besar (Kedubes) Turki di Jakarta membuka pameran seni lukis Wisdom of Thread sebagai bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Turki dan Indonesia.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 09 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Pameran Seni Turki di Jakarta Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

Pameran Seni Turki di Jakarta Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

matamata.com - Kedutaan Besar (Kedubes) Turki di Jakarta membuka pameran seni lukis Wisdom of Thread sebagai bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Turki dan Indonesia.

"Acara ini penting karena tahun ini adalah peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kita dengan Indonesia," ujar Kuasa Usaha Konselor Kedubes Turki di Jakarta, Resat Ugur Karacan, saat pembukaan pameran di Museum Hadiprana, Jakarta, Jumat (9/8).

Pameran yang berlangsung selama sepekan ini menampilkan karya seniman Turki, Ibrahim Eraslan. Lukisan-lukisan tersebut dibuat menggunakan teknik akrilik pada karpet, memadukan unsur tradisional dan modern dalam satu karya.

Karacan menegaskan, kegiatan ini menjadi wujud kerja sama budaya yang terus berkembang antara kedua negara.

"Ini adalah contoh yang sangat baik dalam hubungan kita di bidang budaya yang semakin berkembang dan meluas. Kami ingin lebih banyak berkoordinasi dan bekerja sama dengan Indonesia di bidang ini. Karena kami yakin budaya kita sebenarnya sangat dekat," ucapnya.

Menurutnya, meski jarak kedua negara jauh, kesamaan budaya terasa erat baik secara historis maupun masa kini. "Oleh karena itu, kami ingin berkembang di masa depan," tambahnya.

Sementara itu, Ibrahim Eraslan menjelaskan, lukisan yang ia hadirkan menggambarkan perempuan-perempuan Turki di masa lalu yang sering mengalami penderitaan dan kesedihan.

"Semua pengalaman itu, kesedihan itu kalian bisa melihatnya dan bisa membacanya dari raut wajah mereka," katanya.

Ia berharap karyanya menjadi pengingat untuk menghargai perjuangan perempuan.

"Saya ingin menunjukkan bahwa para perempuan ini mengalami kesedihan mendalam, dan perjuangan dan kesedihan ini membuat wajah mereka terlihat sangat lelah. Jadi, pada akhirnya saya mohon untuk tidak membuat lelah ibu kita. Semua gambar-gambar ini karena saya juga lahir dari seorang perempuan, dan ibu saya juga mengalami banyak kesedihan selama hidupnya," ujarnya.

Baca Juga: Selamat! Vincent Verhaag Resmi jadi WNI, Jessica Iskandar Ucapkan Terima Kasih

Eraslan pun berharap perempuan di masa depan dapat hidup lebih bahagia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kantor SAR Natuna mencetak 29 tenaga terlisensi Medical First Responder (MFR) usai jalani pelatihan intensif penanganan ...

news | 18:44 WIB

Menteri ATR Nusron Wahid meminta STPN Sleman menjaga tradisi dialektika berpikir dengan menghadirkan ruang diskusi bersa...

news | 18:41 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah menerapkan satu kendali dalam penanganan karhutla serta mengawal ketat pe...

news | 18:38 WIB

Wapres Gibran Rakabuming meninjau pembangunan Jembatan Garoga di Tapanuli Selatan dan meminta percepatan pemulihan pasca...

news | 18:34 WIB

Peneliti Indikator Politik Indonesia menilai diplomasi Presiden Prabowo Subianto di Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di...

news | 09:45 WIB