Bapanas Usulkan Tambahan Anggaran Rp16 Triliun untuk Perkuat Ketahanan Pangan 2026

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp16,10 triliun untuk memperkuat ketahanan pangan nasional pada tahun 2026. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Kamis (10/

Elara | MataMata.com
Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:23 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. ANTARA/HO-Humas Bapanas

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. ANTARA/HO-Humas Bapanas

Matamata.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp16,10 triliun untuk memperkuat ketahanan pangan nasional pada tahun 2026. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Kamis (10/7).

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan tambahan dari pagu indikatif yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp79,4 miliar. Ia menegaskan pentingnya perencanaan anggaran sejak awal agar pelaksanaan program tidak lagi bersifat reaktif.

"Usulan tersebut mencakup tambahan anggaran Rp16,02 triliun dari pagu indikatif yang telah ditetapkan di tahun 2026 sebesar Rp79.425.015.000," ujar Arief saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (12/7).

Arief menyebutkan, selama ini pengajuan anggaran untuk program bantuan pangan dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sering dilakukan setelah kondisi genting terjadi, sehingga proses eksekusinya membutuhkan waktu.

"Idealnya program seperti SPHP ini sudah dianggarkan dari awal. Misalnya, berapa stok beras Bulog atau Cadangan Beras Pemerintah yang bisa langsung dikeluarkan," ujarnya.

Ia menambahkan, stabilisasi harga membutuhkan sekitar 1,5 juta ton beras per tahun, sementara bantuan pangan bisa mencapai kebutuhan 180.000 ton per bulan. Maka dari itu, perencanaan anggaran sejak awal dinilai krusial agar intervensi dapat dilakukan lebih cepat.

"Misalnya, harga naik lebih dari 10 persen selama tujuh hari, Bulog bisa langsung bergerak tanpa menunggu persetujuan tambahan anggaran," jelas Arief.

Arief menegaskan, pihaknya hanya menyampaikan usulan terbaik. "Jika nantinya ada kebijakan lain yang lebih prioritas, kami akan ikut. Tapi setidaknya, sudah kami sampaikan ke Kementerian Keuangan, DPR, dan Menko Pangan," tambahnya.

Terkait SPHP, Arief menjelaskan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog perlu digerakkan untuk menjaga stabilitas harga di pasar. Saat ini, stok beras Bulog per 10 Juli 2025 mencapai 4,2 juta ton.

“SPHP itu untuk intervensi stabilisasi harga. Ketika harga naik, stok di Bulog harus digunakan. Bantuan pangan juga bagian dari intervensi pemerintah. Dan kalau ada bencana, stok itu juga harus siap,” tegasnya.

Baca Juga: Pemenang Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Siap Bertanding di 'Miss World 2026', Ini Profilenya

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto menilai langkah Bapanas sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Besar harapan kami agar anggaran ini benar-benar mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Titiek. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pe...

news | 11:24 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut Deep Learning sebagai program prioritas untuk mencapai cita-cita pendidikan nasional d...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan Sentul. Bahas peran strategis TN...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kekayaan budaya Indonesia, seperti lukisan purba di Pulau Muna, adalah potensi eko...

news | 11:57 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandir...

news | 11:54 WIB

Wamenekraf Irene Umar dorong kriya seni ukir Jepara tembus pasar internasional melalui strategi hilirisasi dan perlindun...

news | 10:55 WIB

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta advokat muda Indonesia menjaga integritas dan membantu rakyat kecil me...

news | 10:53 WIB

China tingkatkan ekspor bahan bakar menjadi 500.000 ton pada Mei 2026 demi stabilitas energi global di tengah konflik Se...

news | 09:45 WIB