Ganda Putra ke Semifinal, BNI dan PBSI Kompak Dukung Prestasi Atlet

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan apresiasi atas pencapaian dua pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, yang berhasil menembus semifinal BW

Elara | MataMata.com
Sabtu, 07 Juni 2025 | 10:39 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (kanan) mengembalikan kok ke arah ganda putra China Huang Di dan Liu Yang pada babak perempat final Kapal Api Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/6/2025). Fajar/Ardianto berhasil melaju ke semifinal usai menang dengan skor 21-19, 23-21. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (kanan) mengembalikan kok ke arah ganda putra China Huang Di dan Liu Yang pada babak perempat final Kapal Api Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/6/2025). Fajar/Ardianto berhasil melaju ke semifinal usai menang dengan skor 21-19, 23-21. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU

Matamata.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan apresiasi atas pencapaian dua pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, yang berhasil menembus semifinal BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025.

Melalui penampilan konsisten dan perjuangan tanpa henti, kedua pasangan menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia, khususnya di sektor ganda putra.

"Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan para atlet hebat ini. Dukungan kami melalui kerja sama dengan PBSI merupakan bentuk nyata komitmen BNI untuk terus memajukan olahraga Indonesia di panggung dunia," ujar Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Pasangan peringkat enam dunia, Fajar/Rian, melangkah ke empat besar setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Huang Di/Liu Yang, dengan skor ketat 21–19, 23–21 pada laga perempat final, Jumat (6/6) malam.

Sementara itu, Sabar/Reza mencuri perhatian publik Istora Senayan setelah menyingkirkan unggulan pertama asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dalam pertarungan tiga gim 21–19, 9–21, 21–19.

Meski Reza tampil dalam kondisi belum pulih sepenuhnya akibat cedera pinggang, mereka tetap menunjukkan determinasi dan kecerdikan strategi di bawah arahan pelatih Hendra Setiawan, yang baru pertama kali mendampingi sebagai pelatih di Istora.

Fajar Alfian, kelahiran Bandung, 7 Maret 1995, memulai karier bulu tangkis di klub milik legenda Taufik Hidayat. Setelah sempat tersisih dari pelatnas, ia kembali dipanggil oleh PBSI pada 2014 dan dipasangkan dengan Muhammad Rian Ardianto, atlet kelahiran Bantul, 13 Februari 1996.

Keduanya mulai menarik perhatian setelah menjuarai turnamen International Challenge Indonesia 2014. Sejak itu, Fajar/Rian menjadi andalan ganda putra Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk meraih gelar juara di Malaysia Open serta tampil konsisten di kejuaraan besar seperti All England dan BWF World Tour Finals.

Hadirnya pasangan Sabar/Reza menunjukkan bahwa regenerasi di sektor ganda putra terus berjalan.

"BNI akan terus mendukung PBSI dalam pembinaan atlet-atlet muda berprestasi. Ini bagian dari kontribusi kami dalam mencetak juara dunia dari Indonesia," kata Okki.

Baca Juga: Menteri Kebudayaan: Tone Positif Penulisan Sejarah untuk Persatuan

Melalui sinergi berkelanjutan antara PBSI dan BNI, diharapkan prestasi atlet nasional dapat terus meningkat dan membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB