Ketua PDI Perjuangan Padang Sebut Jokowi Bukan Kader Terbaik Lagi, Ini Alasannya

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi), tidak lagi menjadi kader terbaik.

Riki Chandra | MataMata.com
Rabu, 10 Januari 2024 | 19:20 WIB
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman. [Suara.com/Saptra S]

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman. [Suara.com/Saptra S]

Matamata.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi), tidak lagi menjadi kader terbaik partai berlambang Benteng moncong putih.

Saat ini, status Jokowi masih menjadi kader PDI Perjuangan atau bukan juga belum jelas. Dalam Pilpres 2024, Jokowi juga belum terang-terangan mendukung siapa, meski arahnya sudah terlihat dari berbagai momentum.

Apalagi, putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, maju bersama Prabowo Subianto, sedangkan PDI Perjuangan mengusung Ganjar-Mahfud.

"Kalau dikatakan kader terbaik, tentu tidak lagi. Tapi kemudian saya menyampaikan itu, nanti dibilang bahwa PDI Perjuangan lagi sensitif, tidak mengakui keberhasilan yang dibuat Pak Jokowi," kata Albert usai perayaan HUT PDI Perjuangan ke-51 tahun, Rabu (10/1/2024).

Albert tak menampik PDI Perjuangan mengakui Jokowi merupakan sosok kader terbaik dahulunya. Namun karena nuansa Pilpres 2024, Jokowi kini telah berubah haluan.

"Kami tetap mengakui Pak Jokowi dulunya salah satu kader terbaik PDI Perjuangan. Tetapi kemudian apa yang beliau buat di dalam pencapresan dan pencawapresan ini, ya tentu artinya kami PDI Perjuangan berhak juga mencabut gelar kader terbaik itu," ujarnya.

"Kalau soal apakah dia masih kader, sampai hari ini Pak Jokowi masih memiliki KTA. Dan saya juga tidak memiliki kewenangan mengatakan Pak Jokowi tidak kader lagi. Karena pencabutan dan pemecatan kader kewenangan DPP, yakni Buk Ketum," sambung Albert.

Kontributor: Saptra S

×
Zoomed
TERKINI

Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shayne Pattynama sebagai amunisi baru untuk mengarungi kompetisi Liga 1. Pelatih Pe...

news | 12:15 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut hangat kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana lyse, Paris, d...

news | 10:00 WIB

Usia hanyalah angka bagi Tatok Hardiyanto. Atlet para-tenis meja andalan Indonesia ini membuktikan dedikasinya dengan ke...

news | 09:00 WIB

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi, mendorong produk unggulan dari kawasan transmigrasi, termasu...

news | 08:00 WIB

Film Esok Tanpa Ibu karya sutradara asal Malaysia, Ho Wi-ding, memotret fenomena pergeseran peran keluarga di tengah gem...

news | 07:00 WIB

Mantan Menpora Dito Ariotedjo mendatangi KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang menyeret eks M...

news | 15:15 WIB

BRIN instruksikan periset inventarisasi teknologi kapal OceanXplorer untuk memperkuat armada kapal riset nasional dalam ...

news | 13:59 WIB

Perum Bulog siapkan stok pangan 3 kali lipat di Aceh, Sumut, dan Sumbar jelang Ramadhan 2026 untuk antisipasi bencana da...

news | 13:15 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan gabungkan puluhan BUMD menjadi satu holding mulai pekan depan. Langkah ini demi hapus B...

news | 11:15 WIB

KPK panggil mantan Menpora Dito Ariotedjo terkait kasus korupsi kuota haji yang menyeret Yaqut Cholil Qoumas. Kerugian n...

news | 11:15 WIB