Ramai Tudingan Ferdy Sambo Tak Ditahan di Lapas Salemba, Menkopulhukam Angkat Bicara

Di sisi lain, pernyataan Alvin Lim perlu dikaji ulang menurut Mahfud MD.

Baktora | MataMata.com
Kamis, 04 Januari 2024 | 20:54 WIB
Ramai Tudingan Ferdy Sambo Tak Ditahan di Lapas Salemba, Menkopulhukam Angkat Bicara

Ramai Tudingan Ferdy Sambo Tak Ditahan di Lapas Salemba, Menkopulhukam Angkat Bicara

matamata.com - Pernyataan pengacara bernama Alvin Lim yang menyebutkan terdakwa Ferdy Sambo tak ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba ramai dibahas di media sosial. Bahkan Ferdy Sambo ditahan di ruang KPLP yang lengkap dengan fasilitas AC sejauh masa tahanannya.

Hal itu memantik Menkopolhukam, Mahfud MD angkat bicara. Mahfud juga meminta agar Alvin Lim menunjukkan bukti dan waktu kapan dirinya melihat Sambo tak ditahan di Lapas Salemba.

"Ya baguslah kalau dia punya info begitu. Diberitahu saja ke saya boleh, di mana dan kapan dia lihatnya, kan tinggal gitu aja," terang Mahfud MD dikutip dari Antara, Kamis (4/1/2024).

Mahfud bahkan mengatakan isu bahwa penjahat kakap tidak ditahan dan justru mendapat fasilitas lengkap dalam masa tahanannya sudah biasa terjadi. Kendati begitu, Mahfud menegaskan bahwa secara prosedural semua terdakwa dihukum sesuai kapasitas yang telah ditentukan di masing-masing lapas.

"Kalau isu begitu sih, di [Lapas] Sukamiskin banyak orang pulang tiap hari. Itu soal-soal yang harus kita selesaikan memang kalau ada," ujar Mahfud.

Mahfud MD mengatakan bahwa dirinya tak memiliki kewenangan untuk mengecek lokasi ruang tahanan Ferdy Sambo. Masih ada Inspektur Jenderal yang ada di lapas bertugas melakukan inspeksi tersebut.

"Enggak ada laporan ke saya. Kalau ke lapas itu ngeceknya ya pasti tiap saat akan ada irjen, Inspektur Jenderal, itu yang selalu ngawasin. Kalau ada sesuatu, dia saya panggil," terangnya.

Disinggung apakah akan memanggil orang yang bertanggungjawab di lapas Salemba, Mahfud tak berbicara banyak. Ia meyakini seharusnya pimpinan tertinggi bekerja secara adil dan tidak pandang bulu.

Di sisi lain, pernyataan Alvin Lim perlu dikaji ulang menurut Mahfud. Menyusul kebenarannya yang masih dipertanyakan termasuk bukti kuat.

"Tetapi ini kalau dari Alvin kan memang terlalu banyak ya pernyataannya. Semua bagi dia jadi kasus. Jadi enggak jelas mana yang benar dan salah. Ya sudah biar ditangkap oleh institusi terkait," ujar dia.

Baca Juga: Ferdy Sambo Batal Dihukum Mati, Unggahan Anak di Instagram Banjir Kritik: Uang Bisa Menggagalkan Hukuman Mati

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ajudan polisi yang dilakukan Ferdy Sambo yang saat itu merupakan atasannya menjadi sorotan di pertengahan tahun 2022.

Drama yang dibuat Ferdy Sambo saat membunuh Brigadir Joshua akhirnya terbongkar oleh anak buahnya sendiri, yakni Bharada Eliezer. Bukan tanpa alasan, Eliezer mengaku dipaksa untuk menembak mati Joshua tanpa tahu sebabnya, mengingat mendapat perintah dari Sambo yang merupakan atasannya, Eliezer tak mampu menolak dan melepas tembakan ke bagian kepala Joshua.

Kasus penembakan di institusi kepolisian dengan sejumlah drama berbabak baru itu terus menjadi sorotan. Media sosial pun ikut ramai dengan kasus tersebut menyusul banyak cerita yang tertutup dari polisi sendiri.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung program UTDI untuk melatih santri di bidang AI, Big Data, dan keamanan siber gun...

news | 10:14 WIB

Kemenekraf dorong akselerasi industri komik nasional lewat pemetaan ekosistem terpadu dan regulasi pemerataan distribusi...

news | 11:00 WIB

Kemenhub imbau calon penumpang aktif cek status penerbangan akibat meluasnya kabut asap karhutla yang mengganggu ribuan ...

news | 10:00 WIB

BNPB siapkan mitigasi kekeringan dan operasi modifikasi cuaca hadapi fenomena El Nino sangat kuat yang diproyeksikan BMK...

news | 09:30 WIB

Komisi III DPR menolak usulan DEN yang ingin menghapus unsur kerugian negara dalam definisi korupsi. DPR menilai hal itu...

news | 09:13 WIB