Bakal Libatkan Difabel Tentukan Kebijakan jika Anies-Muhaimin Menang, Sejauh Apa Peran Difabel di Pemerintahan?

Sejauh ini memang perhatian terhadap kaum disabilitas cukup intens dilakukan pemerintah. Meski ada sebagian kasus yang memang tidak banyak melibatkan mereka.

Baktora | MataMata.com
Jum'at, 15 Desember 2023 | 16:45 WIB
Ilustrasi disabilitas. (Pixabay/stevepb)

Ilustrasi disabilitas. (Pixabay/stevepb)

Matamata.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan meneruskan kampanyenya sembari menunggu jadwal debat cawapres pada 22 Desember 2023. Berkunjung ke Islamic Center Bekasi bertemu kelompok difabel, Anies berdiskusi banyak.

Bahkan Anies Baswedan juga berjanji untuk ikut melibatkan penyandang disabilitas dalam menentukan kebijakan jika terpilih menjadi presiden nanti.

"Pendekatan yang akan dilakukan adalah kolaborasi, karena kami meyakini bahwa pemerintah bukan pihak yang paling tahu semua urusan," terang Anies Baswedan dikutip, Jumat (15/12/2023).

Dia juga memaparkan rekam jejak yang pernah dia kerjakan di Jakarta terkait kebijakan untuk kelompok difabel, mulai dari pembangunan infrastruktur ramah disabilitas, peniadaan ganjil genap untuk kendaraan disabilitas, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), hingga rekrutmen khusus untuk difabel.

"JIS (Jakarta Internasional Stadium) adalah salah satu contoh bagaimana kami membangun dengan mendengar saran dari teman-teman disabilitas," tambah Anies.

Di dalam stadion JIS, kata Anies, terdapat kursi khusus untuk penyandang disabilitas yang ingin menonton.

Sejauh ini memang perhatian terhadap kaum disabilitas cukup intens dilakukan pemerintah. Meski ada sebagian kasus yang memang tidak banyak melibatkan mereka.

Mengutip laman resmi kemenkopmk.go.id, Jumat, jumlah disabilitas hingga Juni 2023 sekitar 8,5 persen dari seluruh penduduk Indonesia atau sekitar 22,97 juta jiwa.

Sebanyak 17 juta jiwa merupakan disabilitas dalam rentang usia produktif. Tapi dari jumlah itu hanya 7,6 juta orang saja yang bekerja.

Keterlibatan difabel dalam instansi pemerintah juga dilakukan di pemerintahan saat ini. Tercatat sekitar 2.149 orang berada di institusi pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga: Prabowo Disebut Tak Pantas Ungkit Kemenangan Anies di Pilkada DKI Saat Debat Capres, Ini Alasannya

Artinya keterlibatan pemerintah untuk merangkul difabel semakin baik hingga saat ini. Maka dari itu, keberlanjutan untuk melibatkan disabilitas dalam kebijakan tentu masih ditunggu banyak orang.

Menyusul dengan janji Anies Baswedan, keterlibatan disabilitas tersebut perlu dilakukan dengan baik. Pasalnya masih ada kelompok disabilitas yang belum sepenuhnya terlibat dalam kebijakan-kebijakan penting pemerintahan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan ribuan triliun kekayaan negara yang dicuri demi sur...

news | 18:26 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dana penyelamatan negara Rp10,27 triliun akan dialokasikan langsung untuk merenovas...

news | 18:18 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook yang diduga merugikan neg...

news | 18:15 WIB

WWF Indonesia bersama influencer ajak pemerintah, swasta, dan masyarakat kolaborasi promosikan pangan lokal guna kikis s...

news | 18:12 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperbanyak menu telur di program Makan Bergizi Gratis un...

news | 12:05 WIB

Komisi VII DPR RI meminta LPP TVRI menjaga kualitas siaran Piala Dunia 2026 demi marwah lembaga setelah absen selama 30 ...

news | 12:00 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang tuntutan kasus dugaan korupsi Chromebook Rp2,18 triliun hari ini....

news | 09:45 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan 71 persen SPPG di Sulawesi Selatan telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ...

news | 09:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima pengurus Pemuda Masjid Dunia di Istana. Indonesia bersiap jadi tuan rumah MTQ Ant...

news | 07:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Menhub Dudy Purwagandhi meninjau proyek MRT Jakarta Fase 2A. Target rute HI-Monas bero...

news | 06:00 WIB