Rahasia Bangunan Peninggalan Belanda Kokoh Berdiri hingga 100 Tahun Lebih di Indonesia Dibongkar Sosok Ini

Bangunan peninggalan masa Kolonial Belanda mampu bertahan hingga 100 tahun.

Riki Chandra | MataMata.com
Kamis, 14 Desember 2023 | 19:49 WIB
Rahasia Bangunan Peninggalan Belanda Kokoh Berdiri hingga 100 Tahun Lebih di Indonesia Dibongkar Sosok Ini

Rahasia Bangunan Peninggalan Belanda Kokoh Berdiri hingga 100 Tahun Lebih di Indonesia Dibongkar Sosok Ini

matamata.com - Bangunan peninggalan masa Kolonial Belanda mampu bertahan hingga 100 tahun. Salah satu penyebabnya adalah karena pembangunannya mempertimbangkan banyak hal, seperti material dan suhu di Indonesia.

Hal itu dinyatakan oleh penggiat pelestarian, Anneke Prasyanti. "Kenapa bangunan Belanda bertahan lebih dari 100 tahun? Karena mereka riset dulu, material yang ada apa, suhunya bagaimana, bagaimana mengatasi suhu panas, hujan," katanya, Kamis (14/12/2023).

Anneke yang pernah menempuh pendidikan arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, pemerintah Kolonial datang ke Indonesia dengan membawa insinyur untuk pembangunan seperti jembatan, rel kereta api dan bangunan-bangunan sembari mempertimbangkan konteks Indonesia.

"Meskipun mereka menjajah, mereka kasih alokasi anggaran yang tepat, material yang tepat, dengan durasi waktu yang tepat, makanya bangunan tidak roboh dalam waktu lima tahun. Konteksnya di situ," katanya.

Kendati berpegang pada pemahaman seperti itu, Anneke tak menampik dirinya mendapat cemoohan dari orang-orang saat berusaha merevitalisasi bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Belanda karena dianggap melestarikan kolonoliasme.

"Bukan kolonialismenya yang kita lestarikan, melestarikan ilmunya karena ilmu bangunan yang dibangun oleh insinyur Belanda itu mempertimbangkan iklim Indonesia sehingga timbul yang namanya arsitektur kolonialisme di Indonesia," jelas dia.

Anneke berpendapat pemerintah pada saat itu itu sudah mempertimbangkan konsep bangunan hijau atau green building.

"Berapa banyak arsitek atau kontraktor Indonesia hari ini yang tahu kondisi iklim Indonesia ketika membangun," karanya. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung rampung 2027 untuk men...

news | 15:00 WIB

Perum Bulog merealisasikan penyerapan beras petani sebesar 4,11 juta ton hingga awal Oktober 2026, melampaui target peme...

news | 14:30 WIB

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq mematangkan strategi baru penanganan karhutla di Kalimantan Selatan berbasis pemetaa...

news | 14:00 WIB

Pomdam Jaya menahan oknum TNI Letkol Arman terkait pengoperasian judi online di rumah dinas KPAD Cijantung, Jakarta Timu...

news | 13:30 WIB

Kementerian Keuangan beberkan 4 faktor utama pemicu PMI Manufaktur Indonesia kembali ke zona ekspansi di level 52,4 pada...

news | 13:01 WIB