Blak-blakan Komika Kiky Saputri "Sindir" Capres Anies Baswedan: Pak Prabowo Kakek Gemoy yang Legowo!

Komika Kiky Saputry "menyindir" Capres Nomor Urut 01, Anies Baswedan. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu adalah raja retorika.

Riki Chandra | MataMata.com
Kamis, 14 Desember 2023 | 15:02 WIB
Kiky Saputri. [Dok.Suara.com]

Kiky Saputri. [Dok.Suara.com]

Matamata.com - Komika Kiky Saputri "menyindir" Capres Nomor Urut 01, Anies Baswedan. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu adalah raja retorika. Hal itu disampaikan Kiky lewat cuitannya di akun X (Twitter) pribadinya.

Komika yang sering meroasting pejabat itu mengomentari aksi Anies Baswedan yang tampil bersama Capres 02, Prabowo, dan Capres 03 Ganjar Pranowo, dalam Debat Capres Perdana pada Selasa (12/12/2023).

"Pak Anies Baswedan 'The Real King of Retorica'. Semua kata-katanya tersusun bagus dan sering berima. "Setiap pelanggaran hukum harus dihukum. Karena pelanggaran hukum bisa menular, dan lama-lama bisa dianggap benar"," tulis Kiky Saputri di X, dikutip pada Kamis (14/12/2023).

Kiky juga mengaku banyak belajar dari Anies Baswedan soal retorika. "Aku harus belajar banyak dari beliau biar 2029 sukses nyaleg. Ahaaaay," lanjutnya.

Disamping itu, Kiky juga setuju dengan gagasan netizen tentang seorang pemimpin yang harusnya memiliki kerja nyata.

"Pada akhirnya yang paling penting adalah pemimpin yang mampu mengutarakan gagasannya dengan baik, dan mampu menerapkan serta mengimplementasikan gagasannya dalam wujud kerja nyata. Kita masih bisa lihat di 4 debat selanjutnya. Semoga semakin tercerahkan siapa pilihan kita," tulis Kiky lagi.

Kiky Saputri juga menyinggung soal gimik gemoy yang kerap digunakan oleh Capres Prabowo Subianto.

"Pertanyaan kedua didominasi oleh jawaban Pak Ganjar dan Pak Anies karena memang keduanya memiliki pengalaman dan kapabilitas di topik ini," katanya.

"Pak Prabowo masih dengan wajah seorang kakek yang gemoy dan legowo mendengarkan dan mengakui kehebatan dua lawannya di bidang ini. Sungguh situasi debat yang menenangkan," lanjutnya.

 

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

BNN RI soroti tren penyalahgunaan Tramadol yang marak di media sosial. Meski bukan narkotika, Tramadol adalah obat keras...

news | 14:39 WIB

Wamentan Sudaryono menyebut konflik Iran-AS membuka peluang ekspor pupuk urea Indonesia ke dunia. Simak penjelasan Pupuk...

news | 14:32 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berencana membangun pusat latihan militer internasional di Morotai, Maluku Utara, memanfaatka...

news | 14:25 WIB

Gakkum Kemenhut dan TNI AL gagalkan penyelundupan 200 ton arang bakau senilai Rp4,6 miliar di Riau. Simak kronologi dan ...

news | 14:18 WIB

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pembicaraan via telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Me...

news | 10:15 WIB

Menpora Erick Thohir mengutuk keras dugaan pelecehan seksual terhadap atlet panjat tebing dan kickboxing. Simak langkah ...

news | 08:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto berencana menempatkan utusan khusus presiden di setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langka...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap regulasi yang menghambat proses audit pada level cucu perusa...

news | 07:00 WIB

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mendalami rencana penambahan layer baru dalam struktur tarif Cukai Hasil Tembakau...

news | 06:35 WIB

Pemerintah resmi berikan relaksasi KUR dan bunga 0% bagi 193 ribu UMKM terdampak bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh. Sim...

news | 06:15 WIB