5 Fakta Gunung Marapi di Sumbar yang Renggut 23 Nyawa Awal Desember 2023

Erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023) lalu telah menewaskan 23 orang pendaki. Sementara, 52 orang lainnya dilaporkan selamat dengan berbagai kondisi.

Riki Chandra | MataMata.com
Selasa, 12 Desember 2023 | 21:03 WIB
Gunung Marapi di Sumbar erupsi. [Dok.Istimewa]

Gunung Marapi di Sumbar erupsi. [Dok.Istimewa]

Matamata.com - Erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023) lalu telah menewaskan 23 orang pendaki. Sementara, 52 orang lainnya dilaporkan selamat dengan berbagai kondisi. Ada yang baik-baik saja dan banyak yang mengalami luka bakar hingga patah tulang.

Dari rangkuman berbagai sumber, berikut fakta-fakta menarik seputar Gunung Marapi.

1. Terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar

Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Ia adalah gunung berapi, namun lazim disebut dengan nama Gunung Marapi sejak lama.

2. Tingginya 2.891 Meter

Gunung Marapi merupakan gunung berapi aktif di Sumatera. Ketinggian gunung ini mencapai 2.891 meter atau 9.465,2 kaki.

Meski berada di antara Kabupaten Agam dan Tanah Datar, ada sejumlah wilayah padat penduduk yang dekat dengannya. Masing-masing, Kota Bukittinggi, Padang Panjang, dan Batusangkar.

3. Tiga Jalur Pendakian

Ada tiga jalur pendakian menuju Gunung Marapi di Sumbar. Pertama jalur Koto Baru di Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Jalur Koto Baru termasuk landai dan direkomendasikan untuk pendaki pemula.

Kedua, jalur Batu Palano di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. Jalur ini hampir sama dengan jalur Koto Baru dan hanya berbeda di pintu masuk.

Hanya saja, pos jalur Batu Palano berada dekat dengan lokasi Balai Konservasi Sumber Daya Dalam (BKSDA) Sumbar.

Ketiga, jalur Aia Angek di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Jalur ini berbeda dari Koto Baru dan Batu Palano karena sudah agak tinggi dan terjal.

4. Kawasan Bukit Barisan

Gunung Marapi di Sumbar termasuk ke dalam pegunungan Bukit Barisan yang membentang sepanjang selatan Pulau Sumatera.

Bunga edelweiss tumbuh subur di Gunung Marapi.

5. Durasi Pendakian 5-8 Jam

Durasi pendakian dari ketiga jalur menuju Gunung Marapi menghabiskan waktu 5 sampai 8 jam perjalanan. Hal ini tergantung kepiawaian pendaki dan kondisi cuaca.

 

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar Ekonomi Pancasila saat upacara...

news | 16:49 WIB

KPK menargetkan pelimpahan kasus korupsi kuota haji dengan tersangka eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dilakukan setelah mus...

news | 16:46 WIB

Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan mengajak Gen Z menjadikan Pancasila sebagai pedoman di era digital untuk menan...

news | 16:42 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan menyejukkan pada puncak perayaan Tri Suci W...

news | 16:38 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melayat mantan Menhan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kemhan sebelum dimakamkan secar...

news | 12:13 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Pancasila sebagai cetak biru ekonomi nasional saat upacara Hari Lahir Pa...

news | 12:08 WIB

Presiden Prabowo Subianto melayat mendiang Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kemhan sebelum menghadiri Upacara Hari L...

news | 10:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto melayat ke kantor Kemhan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Rya...

news | 09:15 WIB

Wamenag Romo Muhammad Syafii optimistis tata kelola haji Indonesia semakin membaik berkat pembentukan Kementerian Haji d...

news | 07:15 WIB

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya menegaskan revisi UU HAM Nomor 39 Tahun 1999 fokus pada perlindungan warga negara, bu...

news | 06:00 WIB