Ruben Onsu Diboikot, Kuasa Hukum Minola Sebayang Buka Suara Soal Potensi Kehilangan Pekerjaan
matamata.com - Kuasa hukum presenter Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan tanggapan santai terkait aksi unjuk rasa yang menyerukan pemboikotan terhadap kliennya. Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di depan gedung sebuah stasiun televisi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Minola menilai, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hal yang lumrah dan sah di negara demokrasi, selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
"Kita tidak bisa mencegah. Ini kan negara demokrasi. Sepanjang dilakukan sesuai aturan dalam menyampaikan pendapat, ya silakan saja. Sekarang tinggal tergantung pihak televisi," ujar Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/11).
Menanggapi kekhawatiran terkait potensi Ruben kehilangan pekerjaan akibat seruan boikot tersebut, Minola menegaskan bahwa kliennya menyerahkan segala urusan rezeki kepada Tuhan. Menurutnya, pekerjaan dan karier di dunia hiburan hanyalah titipan yang sewaktu-waktu bisa berubah.
"Ruben menyadari semua itu milik Tuhan. Apa pun yang ada bersama kita adalah titipan yang kapan pun bisa diambil, termasuk pekerjaan. Kalau kita terus ketakutan dengan hal-hal yang tidak pasti seperti itu, hidup kita akan penuh kecemasan," kata Minola.
Ia menambahkan, Ruben percaya jika sebuah pekerjaan memang sudah menjadi rezekinya, maka tidak ada yang bisa menghalangi. Sebaliknya, jika harus kehilangan pekerjaan di satu tempat, ia meyakini ada rencana lain yang lebih baik.
"Kalau memang itu rezeki Ruben, dia tidak akan kehilangan pekerjaan tersebut. Namun, kalaupun kehilangan pekerjaan di situ, berarti Tuhan sudah menyiapkan rencana lain untuk rezekinya di tempat berbeda," tuturnya.
(Antara)